Halaman 1Rabu, 31 Desember 2025
NIB
2406220055508
Inspirasi

Tutup Tahun 2025, Bupati Pati Apresiasi Gebyar Seni Dewan Kesenian

Infodagang.com, PATI – Pemerintah Kabupaten Pati menutup lembaran tahun 2025 dengan catatan manis melalui gelaran budaya. Bupati Pati, Sudewo, didampingi Wakil Bupati Risma Ardhi Chandra, secara resmi membuka Pentas Seni Budaya Dewan Kesenian Kabupaten Pati di halaman Sekretariat Daerah, Selasa ...

Baca Selengkapnya

Pewarta: Redaksi
Editor: Tim Redaksi
Halaman 2Selasa, 30 Desember 2025
IKLAN
082342924894
e-Koran Society 5.0
News

Sudewo Serahkan 40 Becak Listrik dari Presiden: Khusus Tukang Becak Asli!

SCAN

Pewarta: Redaksi
Infodagang.com, PATI - Raut bahagia terpancar dari wajah puluhan tukang becak di Kabupaten Pati menjelang pergantian tahun. Sebanyak 40 unit becak listrik bantuan dari Presiden Prabowo Subianto resmi diserahkan oleh Bupati Pati, Sudewo, di halaman Pendopo Kabupaten, Selasa (30/12/2025). Dalam prosesi penyerahan yang didampingi relawan Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (YGSN) tersebut, Sudewo menegaskan komitmennya agar bantuan tepat sasaran. Seleksi Ketat, Prioritas Lansia Sudewo menjelaskan, proses seleksi penerima bantuan dilakukan dengan sangat ketat untuk memastikan becak listrik jatuh ke tangan yang berhak. Prioritas utama diberikan kepada tukang becak yang masih aktif bekerja, terutama mereka yang telah memasuki usia lanjut (lansia) di atas 60 tahun. "Kami memastikan amanah Bapak Presiden Prabowo ini sampai kepada yang benar-benar berprofesi sebagai tukang becak. Tidak boleh ada salah sasaran, yang menerima harus betul-betul tukang becak asli," tegas Sudewo. Langkah ini diambil sebagai upaya nyata pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan sekaligus meringankan beban fisik para pengayuh becak senior dalam mencari nafkah sehari-hari. Harapan Baru Pak Sarman Salah satu potret penerima manfaat adalah Sarman, warga Desa Rejoagung, Kecamatan Trangkil. Di usianya yang tak lagi muda, Sarman dinilai sangat layak ...
Halaman 3Selasa, 30 Desember 2025
EDITOR PICKS
e-Koran Society 5.0
Inspirasi

Isna Nur Rafidah: Petani Milenial Bojonegoro Sulap Lahan Sempit Jadi Cuan

Pewarta:
Redaksi
Infodagang.com, BOJONEGORO – Pertanian tak selamanya identik dengan lumpur dan hamparan sawah berhektar-hektar. Stigma ini berhasil dipatahkan oleh Isna Nur Rafidah (26), seorang petani milenial lulusan Politeknik Negeri Jember (Polije). Bermodal riset mendalam dan semangat inovasi, Isna menyulap lahan terbatas di Jalan Lisman, Desa Campurejo, Kecamatan Bojonegoro, menjadi pusat pangan produktif bernama Kutanami_id. Sejak berdiri pada Juli 2024, Kutanami_id hadir sebagai jawaban atas tantangan pertanian di wilayah perkotaan. Menggabungkan latar belakang pendidikannya di jurusan Produksi Tanaman Pangan dengan pelatihan intensif, Isna memilih teknologi hidroponik yang disesuaikan dengan iklim lokal Bojonegoro. Solusi Pertanian Urban yang Higienis Isna menjelaskan bahwa metode hidroponik yang ia kembangkan memungkinkan sayuran tumbuh subur tanpa memerlukan tanah. Sebagai gantinya, tanaman mendapatkan asupan mineral presisi dari cairan nutrisi yang terkontrol. Metode ini menjadi solusi cerdas bagi masyarakat kota yang ingin bertani di pekarangan rumah, atap (rooftop), hingga gang sempit tanpa perlu penyiraman manual setiap hari. "Sayur hidroponik jauh lebih higienis dan sehat karena ditanam tanpa pestisida. Tekstur sayurannya pun terbukti lebih renyah dan memiliki daya simpan yang lebih lama," ungkap Isna. Selain fokus pada produksi, Isna juga aktif ...
Halaman Iklan Iklan
Halaman 5Selasa, 30 Desember 2025
NIB
2406220055508
e-Koran Society 5.0

Maruarar Desak Hapus SLIK OJK: Hambat Rakyat Beli Rumah Subsidi!

Scan Berita

Oleh: Redaksi
Infodagang.com, JAKARTA - Angin segar berhembus bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang mendambakan hunian layak. Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, secara tegas mengusulkan penghapusan syarat pengecekan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) OJK—atau yang dulu dikenal sebagai BI Checking—bagi pengajuan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi. Pria yang akrab disapa Ara ini menilai, syarat SLIK OJK seringkali menjadi tembok tebal yang menghalangi rakyat kecil untuk memiliki rumah. Usulan strategis ini bahkan telah ia sampaikan langsung kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. Memutus "Lingkaran Setan" Kemiskinan Saat melakukan peninjauan di Mall Pelayanan Publik (MPP) Denpasar, Bali, Ara menyebut aturan perbankan yang kaku justru menjadi beban bagi program kerakyatan Presiden Prabowo Subianto. "Program-program Pak Prabowo yang bagus ini terhambat gara-gara itu (SLIK). Ini kan jadi lingkaran setan. Kita mesti ambil keputusan berani yang pro-rakyat," tegas Ara. Ia optimistis negara mampu memberikan solusi konkret. Menurutnya, pemerintah tidak boleh menyerah pada regulasi yang menyulitkan, melainkan harus hadir memberikan jalan keluar, termasuk opsi penghapusan catatan utang masa lalu yang membelenggu rakyat. "Negara harus berbuat baik kepada rakyat. Kami optimistis Pak Prabowo bisa menghapuskan hambatan utang SLIK OJK ini," tambahnya. KSP Usulkan Skema Amnesti Dukungan terhadap wacana ini juga datang dari Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Muhammad Qodari. Ia memandang perlu adanya klasifikasi dalam melihat data kredit macet masyarakat. Qodari mengusulkan agar pemerintah memilah antara "dosa besar" (utang jumbo) dan "dosa kecil" (utang rakyat). Ia menilai tidak adil jika fasilitas pengampunan (amnesty) atau penghapusan tuntutan (abolisi) hanya dinikmati oleh debitor kelas ...
Halaman 6Selasa, 30 Desember 2025
Berlangganan0823-4292-4894
e-Koran Society 5.0

Momok SLIK OJK Hambat Rakyat, KDKMP Tagih Keberpihakan Bank BUMN

"Semangat persaudaraan adalah kunci utama dalam menjaga keutuhan bangsa."

Infodagang.com, JAKARTA - Isu akses permodalan bagi masyarakat akar rumput kembali memanas. Organisasi KDKMP secara resmi menyuarakan tuntutan keras terkait keadilan finansial, menyoroti dua hambatan utama yang dinilai mencekik ekonomi rakyat kecil: sistem pencatatan riwayat kredit (SLIK OJK) dan tingginya suku bunga kredit. Dalam pernyataan sikapnya, KDKMP mendesak Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) untuk segera mengambil langkah konkret. Bank pelat merah diminta tidak hanya berorientasi pada profit, tetapi kembali pada khitah sebagai agen pembangunan yang mendukung inisiatif ekonomi kolektif di ...

Baca Selengkapnya

Pewarta: Redaksi
Editor: Tim Redaksi
Halaman 7Senin, 29 Desember 2025
BERITA PILIHAN
e-Koran Society 5.0

Bungkam Soal Klarifikasi, BPKAD Pati Disebut Sarang Tikus Kantor

Baca Berita
Selengkapnya

Pewarta: Redaksi
Desainer: Infodagang.com
Infodagang.com, PATI - Integritas pengelolaan keuangan daerah di Kabupaten Pati tengah diuji. Baru hitungan hari usai dilantik, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pati, Febes Mulyono, langsung dihadapkan pada dugaan serius terkait penggelembungan (markup) anggaran pengadaan barang dan jasa. Hingga berita ini diturunkan, Febes memilih bungkam. Surat permohonan klarifikasi yang dilayangkan awak media sejak 22 Desember 2025 terkait transparansi anggaran, hingga kini tidak mendapatkan respons. Sikap tertutup ini justru memantik kecurigaan adanya praktik amis dalam pengelolaan APBD. Bedah Data: Potensi Markup Rp103 Juta Dugaan penyimpangan ini mencuat setelah tim investigasi media melakukan bedah data pada Kode RUP 59425556. Paket pengadaan tersebut mencakup pembelian Laptop Core i5 (tipe 6), PC All-in-One Core i5, Scanner ADF, Printer Inkjet, dan Printer Laserjet. Dalam dokumen anggaran, BPKAD mematok angka fantastis sebesar Rp148 juta untuk satu paket tersebut. Padahal, berdasarkan analisis harga pasar dan Standar Harga Satuan (SHS) Kabupaten Pati, nilai wajarnya jauh di bawah angka itu. "Kami menggunakan acuan resmi SHS Kabupaten Pati. Untuk volume 1 paket dengan spesifikasi tersebut, estimasi biaya hanya berkisar Rp45.500.000. Namun, BPKAD menganggarkan Rp148 juta. Ada selisih sekitar Rp103.250.000 yang patut dipertanyakan larinya ke mana," ungkap perwakilan tim riset Portaljateng. Pola Sistematis di Pengadaan Lain? Indikasi ketidakberesan ...
Halaman Iklan Iklan
Halaman 9Senin, 29 Desember 2025
IKLAN
082342924894
e-Koran Society 5.0
Inspirasi

Pesan Wabup Chandra ke FKPPI: Jaga NKRI dan Wisata Lokal

SCAN

Pewarta: Redaksi
Infodagang.com, PATI - Wakil Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, memberikan apresiasi tinggi terhadap soliditas Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri (FKPPI) Kabupaten Pati. Hal ini disampaikannya saat menghadiri acara Jambore sekaligus Pengukuhan Pengurus Cabang FKPPI yang digelar di kawasan wisata Waduk Gembong, Desa Pohgading, Senin (29/12/2025). Dalam suasana alam terbuka, Wabup Chandra menekankan bahwa agenda yang dipimpin oleh Ketua PC FKPPI Pati, Endah Sri Wahyuningati ini, bukan sekadar seremonial belaka. Kegiatan ini dinilai sebagai tonggak vital untuk memperkokoh karakter kebangsaan para kader. Benteng Pancasila dan NKRI Menurut Chandra, FKPPI memegang peranan strategis dalam menjaga nilai-nilai luhur bangsa di tengah arus globalisasi. "Jambore ini adalah sarana strategis. Bukan hanya untuk konsolidasi organisasi, tetapi juga menanamkan kembali nilai Pancasila, UUD 1945, dan semangat Bhinneka Tunggal Ika ke dalam jiwa generasi penerus," tegas Wabup. Ia berharap, melalui pembinaan fisik dan mental di lapangan, kader FKPPI semakin solid dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Apresiasi Pengembangan Wisata Lokal Selain aspek ideologis, Wabup Chandra juga menyoroti kontribusi nyata FKPPI dalam pembangunan daerah. Ia secara khusus memuji keterlibatan aktif anggota FKPPI ...
Halaman 10Senin, 29 Desember 2025
EDITOR PICKS
e-Koran Society 5.0
News

Tahun Baru 2026 di Pati: Fokus Keprihatinan, Pesta Rakyat Ditiadakan

Pewarta:
Redaksi
Infodagang.com, PATI - Suasana malam pergantian tahun menuju 2026 di Kabupaten Pati dipastikan akan berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati secara resmi melarang adanya pesta kembang api dan konsentrasi massa yang berlebihan. Keputusan tegas ini disampaikan langsung oleh Bupati Pati, Sudewo, usai memimpin Rapat Pengarahan menyongsong Tahun Baru 2026 di Pendopo Kabupaten, Senin (29/12/2025). Rapat tersebut dihadiri oleh seluruh Kepala Desa (Kades), Camat, hingga pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Dasar Larangan: Instruksi Kapolri Sudewo menjelaskan, kebijakan ini bukan tanpa dasar. Langkah ini menindaklanjuti surat resmi dari Kapolresta Pati Nomor R/1081/XII/IPP/2025 tertanggal 29 Desember 2025. Surat tersebut merujuk pada telegram Kapolri Nomor STR/3788/XII/YAN.2.7./2025 tanggal 24 Desember 2025. Isinya menegaskan bahwa Polri tidak akan menerbitkan izin atau rekomendasi untuk penggunaan bunga api serta kegiatan keramaian berskala besar dalam perayaan tahun baru kali ini. "Langkah ini juga wujud empati dan keprihatinan kita atas rentetan bencana alam yang menimpa saudara-saudara kita di sejumlah daerah di Indonesia. Jadi, tidak ada euforia berlebihan dan foya-foya," tegas Sudewo. Ultimatum Anti-Maksiat Bupati meminta seluruh elemen, khususnya aparatur desa, untuk memastikan wilayahnya kondusif. Ia memberikan ultimatum keras ...
Halaman 11Senin, 29 Desember 2025
NIB
2406220055508
e-Koran Society 5.0

KUHP Baru: Sanksi Penjara Bisa Diganti Kerja Sosial, Ini Syaratnya

Scan Berita

Oleh: Redaksi
Infodagang.com, JAKARTA - Sistem peradilan pidana Indonesia bersiap memasuki babak baru. Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Agus Andrianto, memastikan bahwa sanksi pidana kerja sosial akan mulai diterapkan secara efektif pada awal tahun depan, seiring dengan berlakunya Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang baru. Dalam keterangannya di Jakarta, Agus menegaskan bahwa regulasi ini akan aktif bersamaan dengan tanggal efektif KUHP nasional. "Tahun depan (pidana kerja sosial) berlaku. Kita tunggu berlakunya KUHP baru secara resmi pada 2 Januari 2026," ujar Agus kepada awak media, Senin (29/12/2025). Gandeng Pemerintah Daerah Guna memuluskan implementasi kebijakan ini, Kementerian Imipas telah melakukan persiapan teknis yang matang di lapangan. Agus mengungkapkan bahwa seluruh Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) dan Kepala Rumah Tahanan (Karutan) telah menandatangani nota kesepahaman dengan Pemerintah Daerah (Pemda) setempat. Kerja sama ini krusial karena Pemda memegang peranan kunci dalam menyediakan fasilitas dan jenis pekerjaan bagi terpidana. "Hasil koordinasi para Kalapas dan Karutan dengan pemerintah daerah ini sudah menghasilkan beberapa alternatif tempat serta jenis pekerjaan yang akan dikerjakan oleh terpidana nantinya," jelas mantan Kabareskrim Polri tersebut. Dengan skema ini, terpidana tidak akan mendekam di balik jeruji besi, melainkan melakukan pelayanan masyarakat di lokasi-lokasi yang ditentukan oleh Pemda, seperti fasilitas umum atau institusi sosial. Syarat dan Dasar Hukum Sebagai informasi, pidana kerja sosial merupakan salah satu terobosan dalam KUHP baru (UU No. 1 Tahun 2023) yang tertuang dalam Pasal 65 huruf e. Aturan ini disahkan pada 2 Januari 2023 dan memiliki masa transisi tiga tahun hingga berlaku penuh pada 2 Januari 2026. Namun, tidak semua kejahatan bisa ...
Halaman 12Senin, 29 Desember 2025
Berlangganan0823-4292-4894
e-Koran Society 5.0

BRPT dan ADRO Melesat, IHSG Kokoh di Level 8.644

"Semangat persaudaraan adalah kunci utama dalam menjaga keutuhan bangsa."

Infodagang.com, JAKARTA - Awal pekan yang cerah bagi pasar modal Indonesia. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Senin (29/12/2025) dengan lonjakan impresif. Indeks utama Bursa Efek Indonesia (BEI) ini menguat 106,34 poin atau setara 1,25 persen, bertengger kokoh di level 8.644,26. Mengutip data RTI Business, IHSG tampil prima sejak sesi pembukaan di level 8.545,72. Indeks konsisten bergerak di zona hijau sepanjang hari, bahkan sempat menyentuh level tertingginya (intraday high) di angka 8.652,18. Aktivitas Perdagangan Semarak Antusiasme investor terlihat dari ...

Baca Selengkapnya

Pewarta: Redaksi
Editor: Tim Redaksi
Halaman 13Senin, 29 Desember 2025
BERITA PILIHAN
e-Koran Society 5.0

Rencana Presiden Prabowo: Sambut 2026 Bersama Korban Banjir Sumatera

Baca Berita
Selengkapnya

Pewarta: Redaksi
Desainer: Infodagang.com
Infodagang.com, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto berencana melewatkan momen pergantian tahun dengan cara yang berbeda. Kepala Negara dijadwalkan akan menyambut Tahun Baru 2026 dengan mengunjungi langsung daerah terdampak bencana banjir dan longsor di wilayah Sumatera. Rencana ini dikonfirmasi oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, usai memberikan keterangan pers terkait penanganan bencana di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin (29/12/2025). "Direncanakan begitu (Presiden akan tahun baru ke Sumatera)," ungkap Prasetyo kepada awak media. Menunggu Kesiapan Lapangan Meski niat Presiden sudah bulat, pihak Istana Kepresidenan tetap mempertimbangkan faktor keamanan dan aksesibilitas di lokasi. Prasetyo menegaskan bahwa realisasi kunjungan ini sangat bergantung pada kondisi terkini di lapangan agar tidak mengganggu proses penanganan darurat yang sedang berjalan. "Sedang direncanakan dan dilihat kemungkinannya. Karena tentunya kita harus mengikuti kondisi di lapangan," jelasnya. Komitmen Kunjungan Mingguan Rencana kunjungan akhir tahun ini selaras dengan komitmen Prabowo sebelumnya. Dalam Sidang Kabinet Paripurna pertengahan Desember lalu, Presiden menegaskan keinginannya untuk memantau pemulihan bencana di Sumatera secara intensif, minimal satu minggu sekali. "Saya merencanakan minimal seminggu sekali akan saya lihat daerah itu, untuk memantau perkembangan," ujar Prabowo kala itu. Langkah ini diambil untuk memastikan percepatan penanganan dampak bencana banjir bandang dan longsor yang melanda tiga provinsi vital di Sumatera. ...
Halaman 14Senin, 29 Desember 2025
IKLAN
082342924894
e-Koran Society 5.0
News

Kesaksian Nenek Elina Diusir Ormas: Tubuh Saya Diangkat dan Ditarik

SCAN

Pewarta: Redaksi
Infodagang, SURABAYA - Elina Widjajanti (80), lansia yang menjadi korban dugaan aksi premanisme berkedok sengketa lahan, akhirnya buka suara di hadapan penyidik Polda Jawa Timur. Dalam pemeriksaan yang berlangsung Minggu (28/12/2025), Elina menceritakan detik-detik mencekam saat dirinya diusir paksa dan rumahnya diratakan dengan tanah oleh sekelompok oknum organisasi masyarakat (ormas). Kasus yang bermula pada 6 Agustus 2025 ini kini menjadi sorotan publik. Elina mengaku sama sekali tidak mengenal sosok berinisial S, pihak yang diduga menjadi dalang pengerahan massa tersebut. Ditarik Paksa Keluar Rumah Elina mengenang kejadian traumatis tersebut dengan detail. Saat itu, ia dipaksa meninggalkan huniannya tanpa ada negosiasi yang manusiawi. "Saya tidak kenal S. Tiba-tiba saya didatangi, lalu tubuh saya diangkat dan ditarik keluar secara paksa," ungkap Elina dalam keterangan tertulisnya, Senin (29/12/2025). Sebelum pengusiran terjadi, Elina sempat menantang S untuk menunjukkan legalitas kepemilikan tanah. Elina memegang surat Letter C sebagai bukti haknya, sementara pihak S hanya mengklaim secara lisan tanpa berani menunjukkan dokumen tandingan. "Saya tanya, mana suratnya? Dia (S) mengaku punya, tapi cuma diam saja. Map yang dibawanya hanya dikempit, tidak pernah dibuka atau ditunjukkan, lalu dia ...
Halaman 15Senin, 29 Desember 2025
EDITOR PICKS
e-Koran Society 5.0
News

Aksi Heroik Satpol PP Surabaya Sergap Pencuri Motor via Pantauan CCTV

Pewarta:
Redaksi
Infodagang.com, SURABAYA - Sistem pengamanan ketat di kawasan wisata heritage Kota Lama Surabaya kembali membuktikan efektivitasnya. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Surabaya melalui Tim Alugoro berhasil menggagalkan percobaan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang terjadi pada Kamis malam (25/12/2025). Dalam operasi tangkap tangan tersebut, petugas mengamankan seorang terduga pelaku beserta barang bukti kunci T, sesaat sebelum motor korban berhasil dibawa kabur. Kronologi: Terdeteksi Lewat CCTV Kepala Satpol PP Kota Surabaya, Achmad Zaini, mengungkapkan bahwa keberhasilan ini bermula dari kejelian petugas memantau kamera pengawas (CCTV). Sekitar pukul 20.39 WIB, operator di Posko mencurigai gerak-gerik dua pria di area parkir kawasan Kota Lama. "Melalui layar monitor, petugas melihat gelagat mencurigakan. Kami terus memantau secara intensif tanpa memancing perhatian, menunggu momen pembuktian niat pelaku," jelas Zaini, Minggu (29/12/2025). Kecurigaan terbukti ketika salah satu pelaku mulai mengutak-atik rumah kunci sepeda motor sasaran. Penyergapan Tim Reaksi Cepat Melihat aksi pembobolan tersebut, Tim Alugoro 1.2 yang dipimpin Komandan Regu (Danru) Choirul alias Gogon, bersama anggotanya Daus, Wahyudi, dan Deni, langsung melakukan penyergapan taktis. "Anggota bergerak senyap namun cepat. Begitu pelaku hendak membawa motor, langsung disergap ...