Warga Asempapan Bakal Gelar Aksi Demo di Balai Desa Trangkil, Angkat Tiga Tuntutan Mendesak
0:00
--:--
Warga Asempapan Bakal Gelar Aksi Demo di Balai Desa Trangkil, Angkat Tiga Tuntutan Mendesak
Eksplorasi INFODAGANG.COM
Infodagang.com / News

Warga Asempapan Bakal Gelar Aksi Demo di Balai Desa Trangkil, Angkat Tiga Tuntutan Mendesak

X
Warga Asempapan Bakal Gelar Aksi Demo di Balai Desa Trangkil, Angkat Tiga Tuntutan Mendesak
Baca 12 detik
  • Warga Asempapan akan demo di Balai Desa Trangkil protes infrastruktur, tradisi, dan lingkungan.
  • Tuntut percepatan penyelesaian proyek infrastruktur jalan makam dan fasilitas umum.
  • Tolak pembatasan tradisi Haul Mbah Panggeng dan keluhkan limbah PG Trangkil.

Infodagang.com, PATI – Beberapa warga Desa Asempapan, Kecamatan Trangkil, Kabupaten Pati, berencana menggelar aksi demonstrasi di Balai Desa Trangkil pada hari Kamis, 6 November 2025.

Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes dan penyampaian tiga tuntutan mendesak yang dinilai telah merugikan masyarakat dan merusak kearifan lokal.

Aksi yang rencananya akan diisi dengan orasi ini akan memusatkan perhatian pada tiga isu utama yang menjadi keluhan warga, melibatkan masalah infrastruktur, tradisi lokal, dan lingkungan.

3 Tuntutan Utama dalam Aksi Warga Asempapan

Berikut adalah poin-poin tuntutan yang akan disuarakan warga Asempapan di hadapan perangkat desa dan pihak terkait:

Mendesak Penyelesaian Proyek Infrastruktur: Warga menuntut percepatan penyelesaian pembangunan jalan menuju makam dan fasilitas umum lainnya di Desa Asempapan yang dilaporkan tak kunjung rampung.

Kondisi ini dinilai menghambat aktivitas dan kebutuhan dasar masyarakat.

Menolak Pembatasan Tradisi Lokal: Tuntutan kedua berkaitan dengan larangan atau pembatasan terhadap pelaksanaan tradisi Haul Mbah Panggeng di Desa Asempapan.

Pembatasan ini dianggap oleh warga sebagai tindakan yang merusak kearifan lokal dan tradisi turun-temurun.

Masalah Pencemaran Lingkungan: Isu lingkungan juga menjadi perhatian serius. Warga menyuarakan kekhawatiran terkait dampak limbah dari Pabrik Gula (PG) Trangkil yang disinyalir telah mencemari air persawahan di wilayah tersebut.

Pencemaran ini dikhawatirkan mengancam produktivitas pertanian dan kesehatan lingkungan.

Aksi demo ini diharapkan dapat menjadi momentum bagi pihak Balai Desa Trangkil, pemerintah daerah, dan manajemen PG Trangkil untuk segera merespons dan mengambil langkah konkret dalam menyelesaikan tiga persoalan krusial yang dihadapi oleh masyarakat Desa Asempapan. (red)

Advertisement

Next Article

Kisah Pilu Nayla, Korban Selamat Tragedi KKN UIN Walisongo di Sungai Kendal

Traktir Jurnalis Kopi
Suka dengan tulisan jurnalis ini? Berikan apresiasi Anda agar kami terus semangat menyajikan berita berkualitas.
Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar.
×

Dukung Jurnalisme Kami

Pilih nominal dukungan Anda untuk menyemangati tim redaksi kami.

Rp 10k
Rp 25k
Rp 50k
Secure Payment by DOKU

Halo Pembaca!

Iklan membantu kami membiayai jurnalisme berkualitas. Mohon pertimbangkan untuk menonaktifkan Ad-Blocker kamu di situs ini ya. Terima kasih! 🙏

Lanjut Membaca? Kembali ke posisi terakhir Anda.