Gubernur Jawa Tengah, Luthfi, baru-baru ini secara tegas menyatakan kesiapannya untuk menerima dan bahkan mengapresiasi kritik tajam dari insan pers. Pernyataan ini disampaikan dalam sebuah forum diskusi terbuka yang diselenggarakan di Semarang, menegaskan kembali komitmennya terhadap pemerintahan yang transparan dan akuntabel. Menurut Luthfi, peran kritis media adalah fondasi esensial bagi percepatan pembangunan dan peningkatan kualitas pelayanan publik di wilayah yang dipimpinnya.
Luthfi menekankan bahwa pers memiliki peran yang tak tergantikan sebagai pilar keempat demokrasi, yang bertanggung jawab mengawasi jalannya roda pemerintahan. “Kami tidak melihat kritik sebagai ancaman, melainkan sebagai sebuah ‘kompas’ yang membimbing kami menemukan arah yang lebih baik,” ujar Gubernur Luthfi. Ia menambahkan bahwa masukan yang konstruktif dan berbasis fakta dari media sangat krusial untuk mengidentifikasi area-area yang memerlukan perbaikan, sehingga kebijakan yang diambil dapat lebih tepat sasaran dan berpihak kepada rakyat.
Gubernur secara khusus mengajak seluruh jurnalis di Jawa Tengah untuk terus aktif mengawal dan memantau setiap kebijakan serta implementasi program pemerintah daerah. Ia berharap, setiap laporan dan kritik yang disampaikan didasari oleh objektivitas, data yang akurat, serta semangat untuk membangun. “Jangan ragu untuk menyuarakan ketidakberesan, namun selalu dengan niat untuk perbaikan dan kemajuan bersama,” tegas Luthfi, memberikan jaminan kebebasan pers dalam menjalankan tugas profesionalnya.
Pihaknya berkomitmen untuk menciptakan iklim kerja yang kondusif bagi media, menjamin akses informasi, dan merespons setiap kritik yang valid dengan tindakan nyata. Luthfi percaya, sinergi antara pemerintah dan pers, yang didasari oleh semangat saling menghormati dan tujuan yang sama untuk kemajuan daerah, akan menjadi kekuatan besar dalam mewujudkan Jawa Tengah yang lebih sejahtera, adil, dan transparan. Pendekatan ini diharapkan menjadi model bagi tata kelola pemerintahan yang responsif dan partisipatif.




Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE