Infodagang.com, MAGELANG – Kualitas literasi keuangan generasi muda di Kabupaten Pati bersiap mengalami lompatan positif. Mulai tahun ini, para siswa tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di wilayah tersebut akan menerima edukasi langsung mengenai sistem pembayaran dan pengenalan mata uang dari Bank Indonesia (BI).
Langkah strategis ini dipastikan setelah Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, menghadiri serah terima nota kesepakatan antara Pemkab Pati dengan Kantor Perwakilan BI Provinsi Jawa Tengah.
Prosesi penandatanganan kerja sama bertajuk “Peningkatan Literasi Rupiah dan Sistem Pembayaran” tersebut berlangsung di Taman Lumbini, Kawasan Candi Borobudur, Magelang, Minggu (5/7/2026).
Penyerahan dokumen kerja sama tersebut dilakukan oleh Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Disbudparekraf) Provinsi Jawa Tengah bersama Kepala Perwakilan BI Jawa Tengah.
Merespons kesepakatan ini, Plt Bupati Pati menegaskan komitmennya untuk segera mengimplementasikan program di lapangan.
“Kami akan langsung menindaklanjuti poin-poin kesepakatan ini ke lini sekolah. Ini adalah bentuk komitmen konkret pemerintah daerah dalam mengampanyekan gerakan cinta, bangga, dan paham Rupiah,” ujar Chandra.
Untuk memastikan program berjalan efektif, Bank Indonesia telah menyiapkan skema pelatihan khusus bagi para guru di Pati melalui program Training of Trainer (ToT).
Melalui bimbingan teknis ini, para pendidik diharapkan mampu menyisipkan materi literasi keuangan dan sistem pembayaran digital ke dalam materi pembelajaran sehari-hari.
Di sisi lain, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, menjelaskan bahwa penandatanganan kerja sama dengan sejumlah pemerintah kabupaten dan kota di Jateng sengaja dipadukan dengan agenda olahraga tahunan.
“Kegiatan ini dilaksanakan berbarengan dengan ajang lari Rupiah Borobudur Playon, yang merupakan buah sinergi antara Bank Indonesia dan Pemprov Jateng,” ungkap Sumarno di sela-sela kompetisi.
Kepala Perwakilan BI Jawa Tengah, M. Noor Nugroho, selaku inisiator acara menambahkan bahwa antusiasme masyarakat terhadap kampanye lewat olahraga ini terus meroket.
Melihat lonjakan peserta yang signifikan dari tahun ke tahun, BI kini mulai mengkaji potensi perluasan rute dan jangkauan kompetisi serupa ke berbagai daerah lain di Jawa Tengah pada masa mendatang. (red)






Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE