Liga Desa Pati Ricuh, 5 Pemain Impor Diduga Masuk Tanpa Verifikasi
0:00
--:--
Liga Desa Pati Ricuh, 5 Pemain Impor Diduga Masuk Tanpa Verifikasi
Eksplorasi INFODAGANG.COM
Infodagang.com / Olahraga

Liga Desa Pati Ricuh, 5 Pemain Impor Diduga Masuk Tanpa Verifikasi

X
Ilustrasi berita: Liga Desa Pati Ricuh, 5 Pemain Impor Diduga Masuk Tanpa Verifikasi - Sawila.id
Baca 11 detik
  • Liga Desa Pati diwarnai dugaan 5 pemain "impor" yang mencederai sportivitas kompetisi.
  • Panitia pelaksana dituding membiarkan pelanggaran identitas pemain terus berlangsung.
  • Pegiat sepak bola desak Askab PSSI Pati verifikasi dan sanksi tim curang.

Infodagang.com, PATI – Pelaksanaan turnamen sepak bola bergengsi, Liga Desa se-Kabupaten Pati, tengah menjadi buah bibir.

Sayangnya, bukan karena prestasi gemilang, melainkan munculnya isu miring terkait integritas kompetisi yang mencederai semangat sportivitas grassroots.

Berdasarkan investigasi di lapangan, muncul keberatan serius mengenai keabsahan pemain di salah satu tim peserta.

Sebanyak lima pemain diduga kuat bukan merupakan warga asli maupun berdomisili di desa yang mereka wakili.

Dugaan Pemain “Impor” di Lapangan Hijau

Kejanggalan ini mencuat setelah identitas kelima pemain tersebut asing bagi warga setempat dan tim lawan.

Padahal, marwah Liga Desa seharusnya menjadi ajang pembinaan atlet lokal asli dari desa masing-masing.

Ironisnya, meski dugaan pelanggaran ini sudah mencuat, panitia pelaksana dituding melakukan pembiaran.

Alih-alih melakukan pengecekan ulang terhadap KTP atau dokumen domisili secara ketat sesuai regulasi, panitia justru dikabarkan tetap mengizinkan mereka bertanding.

“Sangat disayangkan, ditemukan ada lima pemain yang tidak dikenal sebagai warga desa tersebut. Namun, panitia seolah menutup mata dan membiarkan pertandingan tetap berjalan sekitar 20 menit, seolah tidak ada masalah,” ungkap salah satu pihak yang merasa dirugikan, Jumat (2/1/2026).

Tuntutan Transparansi dan Sanksi Diskualifikasi

Menanggapi carut-marut ini, para pegiat sepak bola di Kabupaten Pati mendesak Askab PSSI Pati untuk turun tangan. Beberapa tuntutan utama yang disuarakan antara lain:

Masyarakat berharap Liga Desa Pati tetap menjadi wadah sehat untuk menjaring bibit unggul asli daerah, bukan sekadar ajang berburu trofi dengan cara yang tidak sportif.

Hingga berita ini diturunkan, tim redaksi masih berupaya menghubungi pihak Panitia Pelaksana Liga Desa se-Kabupaten Pati untuk mendapatkan konfirmasi lebih lanjut terkait tudingan pembiaran tersebut. (Red)

Advertisement

Next Article

Bupati Sudewo: Stop Petik Muda, Jaga Kualitas Pamelo di Level Premium

Traktir Jurnalis Kopi
Suka dengan tulisan jurnalis ini? Berikan apresiasi Anda agar kami terus semangat menyajikan berita berkualitas.
Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar.
×

Dukung Jurnalisme Kami

Pilih nominal dukungan Anda untuk menyemangati tim redaksi kami.

Rp 10k
Rp 25k
Rp 50k
Secure Payment by DOKU

Halo Pembaca!

Iklan membantu kami membiayai jurnalisme berkualitas. Mohon pertimbangkan untuk menonaktifkan Ad-Blocker kamu di situs ini ya. Terima kasih! 🙏

Lanjut Membaca? Kembali ke posisi terakhir Anda.