Infodagang.com, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan bergerak variatif dengan kecenderungan menguat terbatas pada perdagangan awal pekan, Senin (3/11/2025).
Setelah ditutup pada level 8.163,87 di akhir pekan lalu, pergerakan indeks hari ini akan sangat dipengaruhi oleh sentimen dari bursa regional Asia serta penantian data-data ekonomi penting.
Para analis memproyeksikan IHSG akan menguji level resistance di kisaran 8.200 hingga 8.250.
Sementara itu, level support yang perlu dicermati berada di area 8.100.
“Pasar hari ini kemungkinan akan mixed. Pelaku pasar masih akan mencermati rilis kinerja emiten kuartal ketiga yang masih berlangsung, sambil tetap waspada terhadap dinamika pasar global,” ujar seorang analis pasar modal di Jakarta.
Dari dalam negeri, musim rilis laporan keuangan kuartal III/2025 masih menjadi katalis utama.
Kinerja positif dari emiten-emiten berkapitalisasi besar, terutama di sektor perbankan dan telekomunikasi, diharapkan mampu menjadi motor penggerak indeks.
Sementara dari sentimen eksternal, pergerakan bursa saham Asia pagi ini yang cenderung beragam akan memberikan warna pada laju IHSG.
Investor global masih dalam posisi wait and see menantikan rilis data ekonomi terbaru dari Amerika Serikat yang dapat memberikan sinyal lebih lanjut mengenai arah kebijakan moneter The Fed ke depan.
Dengan kondisi tersebut, para analis menyarankan investor untuk menerapkan strategi trading buy dan melakukan akumulasi pada saham-saham pilihan saat terjadi pelemahan (buy on weakness).
Saham-saham di sektor perbankan, telekomunikasi, dan komoditas dengan fundamental kuat dinilai masih menarik untuk dicermati pada perdagangan hari ini. (red)
Disclaimer: Berita ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya merupakan tanggung jawab pembaca.






Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE