Infodagang.com, PATI – Pemerintah Kabupaten Pati mengawali tahun 2026 dengan langkah konkret dalam pembenahan infrastruktur.
Bupati Pati, Sudewo, didampingi Wakil Bupati Risma Ardhi Chandra, meresmikan serangkaian proyek strategis mulai dari jalan penghubung antar-desa, trotoar, hingga sistem drainase pengendali banjir, Minggu (4/1/2026).
Langkah ini menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk tidak hanya mempercantik wajah kota, tetapi juga menyelesaikan masalah menahun yang kerap dikeluhkan warga, seperti banjir dan akses jalan yang rusak.
Solusi Banjir di Kawasan RSUD Kayen
Salah satu sorotan utama dalam peresmian ini adalah penataan kawasan di depan RSUD Kayen.
Sudewo menjelaskan bahwa pembangunan trotoar, jalan, dan drainase di lokasi ini memiliki dampak vital.
Sebelumnya, area ini dikenal sebagai langganan banjir yang melumpuhkan akses menuju fasilitas kesehatan.
“Dulu, banjir di sini bisa setinggi lutut dan surutnya lama. Kendaraan tidak bisa lewat. Alhamdulillah, setelah pembangunan drainase dan jalan pada 2025, kawasan ini kini bebas banjir meski diguyur hujan deras,” tegas Sudewo.
Bupati mengakui sempat terjadi genangan kecil akibat kendala teknis, namun hal tersebut telah dibenahi secara tuntas sehingga masyarakat kini dapat berobat dengan nyaman tanpa was-was terjebak banjir.
Jalan Terpanjang 6,3 KM Diresmikan
Selain penanganan banjir, Pemkab Pati juga merampungkan pembangunan ruas Jalan Porang-Paring – Kuwawur – Pakem sepanjang 6,3 kilometer.
Sudewo menyebut proyek ini sebagai pembangunan jalan terpanjang di Kabupaten Pati saat ini.
“Jalan ini kami harap memberikan multiplier effect bagi ekonomi warga Desa Porang Paring, Kuwawur, Pakem, Prawoto, dan sekitarnya. Mobilitas lancar, ekonomi desa pun akan bergerak lebih cepat,” ujarnya.
Tak hanya itu, ruas jalan Brati–Mangunrekso juga turut diresmikan untuk mendukung aktivitas sosial ekonomi warga setempat.
Komitmen Berlanjut di 2026
Meski dilakukan pada hari libur, Sudewo menegaskan bahwa padatnya agenda pemerintahan menuntut kerja cepat dan tak kenal waktu.
Ia juga memastikan bahwa pembangunan tidak berhenti di sini.
“Tahun 2026, kami akan lanjutkan pembangunan ruas Pakem–Prawoto dan penanganan lanjutan di wilayah Kayen. Tujuannya satu: memberikan rasa aman, nyaman, dan kesejahteraan bagi masyarakat Pati,” pungkasnya. (red)








Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE