Infodagang.com, PATI – Bupati Pati, Sudewo, bersama Wakil Bupati Risma Ardhi Chandra, mendampingi Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, saat meninjau lokasi terdampak banjir di Desa Banjarsari, Kecamatan Gabus, Rabu (14/1/2026).
Kunjungan ini bertujuan memastikan penanganan darurat bagi warga yang terdampak cuaca ekstrem berjalan optimal.
Peninjauan di Desa Banjarsari ini merupakan bagian dari rangkaian agenda kerja Gubernur untuk mengecek dampak bencana hidrometeorologi di wilayah Jawa Tengah, khususnya setelah curah hujan tinggi melanda selama hampir sepekan terakhir.
Fokus Penanganan di Tiga Wilayah
Gubernur Ahmad Luthfi menjelaskan bahwa pihaknya bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait melakukan pemantauan intensif di tiga titik utama, yaitu Kudus, Jepara, dan Pati.
“Kami melakukan check-recheck final untuk memastikan kesiapan pemerintah daerah dalam menangani masyarakat yang terdampak curah hujan tinggi,” ujar Luthfi saat berada di lokasi.
Meskipun sarana dan prasarana (sarpras) kebencanaan telah disiagakan oleh TNI, Polri, dan OPD setempat, intensitas hujan yang turun selama lima hari berturut-turut diakui memberikan dampak signifikan terhadap pemukiman warga.
Solusi Teknis dan Bantuan Logistik
Sebagai langkah jangka panjang, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berkoordinasi dengan Pusdataru serta Balai Wilayah Sungai (BWS).
Fokus utamanya adalah melakukan penataan aliran sungai guna meminimalisir risiko luapan air di masa mendatang.
Di sisi lain, Gubernur menegaskan bahwa kebutuhan dasar masyarakat harus menjadi prioritas utama selama masa darurat.
“Kita pastikan masyarakat tetap terawat. Aktivitas warga, pendidikan anak sekolah, hingga ketersediaan bahan pokok tidak boleh terganggu,” tegasnya.
Penyaluran Bantuan
Dalam kunjungan tersebut, pemerintah juga menyalurkan berbagai bentuk bantuan secara simbolis maupun langsung kepada warga, meliputi:
Melalui sinergi antara Pemkab Pati dan Pemprov Jateng ini, diharapkan dampak banjir dapat segera teratasi sehingga roda ekonomi dan sosial masyarakat di Kecamatan Gabus kembali normal. (red)







Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE