Pati Surplus 170 Ribu Ton Beras, Sudewo Dorong Hilirisasi Pertanian
0:00
--:--
Pati Surplus 170 Ribu Ton Beras, Sudewo Dorong Hilirisasi Pertanian
Eksplorasi INFODAGANG.COM
Infodagang.com / Ekonomi

Pati Surplus 170 Ribu Ton Beras, Sudewo Dorong Hilirisasi Pertanian

X
Pati Surplus 170 Ribu Ton Beras, Sudewo Dorong Hilirisasi Pertanian

Infodagang.com, PATIBupati Pati, Sudewo, secara resmi menerima kunjungan jajaran Direktur Bulog di Pendopo Kabupaten Pati pada Kamis (15/1/2026).

Pertemuan strategis ini difokuskan pada penguatan hilirisasi pertanian guna memastikan kesejahteraan petani di Kabupaten Pati meningkat melalui pengelolaan pasca panen yang lebih modern.

Hibah Tanah untuk Pembangunan Infrastruktur Bulog

Sebagai bentuk komitmen nyata, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) terkait hibah tanah.

Lahan ini nantinya akan digunakan Bulog untuk membangun infrastruktur pasca panen yang canggih.

Bupati Sudewo menegaskan bahwa langkah administratif akan segera diselesaikan agar proyek pembangunan dapat langsung berjalan.

“Nanti, selanjutnya segera kami proses sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku agar pembangunan hilirisasi infrastruktur pasca panen itu segera dilaksanakan,” ujar Sudewo.

Atasi Paradoks Surplus Beras di Pati

Berdasarkan data tahun 2025, produksi beras di Kabupaten Pati tercatat sangat melimpah, yakni mencapai 320 ribu ton.

Dengan kebutuhan konsumsi lokal sebesar 150 ribu ton, Pati mengalami surplus beras hingga 170 ribu ton.

Namun, Sudewo mencermati bahwa surplus besar tersebut belum berbanding lurus dengan kemakmuran petani di lapangan.

“Meskipun dalam kondisi swasembada pangan dan surplus, faktanya belum sepenuhnya bisa mengubah kesejahteraan para petani. Maka, dengan program hilirisasi ini, Insya Allah akan meningkatkan kesejahteraan mereka,” tegasnya.

Mendukung Program “10 Ton Bisa”

Pembangunan gudang dan infrastruktur pengolahan oleh Bulog ini diharapkan menjadi solusi atas masalah penyerapan hasil panen.

Hal ini selaras dengan program unggulan Pemkab Pati, yaitu “10 Ton Bisa”, yang menargetkan produktivitas padi minimal 10 ton per hektare.

Dengan kapasitas gudang yang lebih besar dan sistem hilirisasi yang kuat:

Melalui sinergi antara Pemkab Pati dan Bulog, infrastruktur pasca panen ini diharapkan menjadi kunci utama dalam mengubah potensi surplus menjadi kemakmuran nyata bagi seluruh petani di Bumi Mina Tani. (red)

Advertisement

Next Article

Bupati Sudewo Terima 1 Ton Beras Premium Bulog untuk Korban Banjir Pati

Traktir Jurnalis Kopi
Suka dengan tulisan jurnalis ini? Berikan apresiasi Anda agar kami terus semangat menyajikan berita berkualitas.
Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar.
×

Dukung Jurnalisme Kami

Pilih nominal dukungan Anda untuk menyemangati tim redaksi kami.

Rp 10k
Rp 25k
Rp 50k
Secure Payment by DOKU

Halo Pembaca!

Iklan membantu kami membiayai jurnalisme berkualitas. Mohon pertimbangkan untuk menonaktifkan Ad-Blocker kamu di situs ini ya. Terima kasih! 🙏

Lanjut Membaca? Kembali ke posisi terakhir Anda.