Infodagang.com, PATI – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pati sedang dilanda ujian yang cukup serius.
Mulai dari mutasi beberapa Kepsek yang diduga dilakukan diluar prosedur hingga isu ketidakharmonisan antara Kepala Dinas Sunarji dan Plt Sekretaris Dinas Paryanto.
Hal ini menjadi perhatian masyarakat karena perselisihan keduanya membuat dunia pendidikan dan kebudayaan semakin tidak kondusif.
Pakar hukum yang juga Ketua DPC Peradi Bersatu Pati, Advokat Edi Gunawan Teguh angkat bicara terkait guncangnya OPD tersebut.
“Jika benar terjadi perselisihan antara Kadis dan Sekdin ini sangat disayangkan, karena Insan Pendidikan yang jadi korban. Jangan sampai mereka mengedepankan kepentingan pribadi demi popularitas,” ujarnya saat ditemui di Pengadilan Negeri Pati (7/4/2026).
Edi menyayangkan adanya isu perselisihan tersebut, pihaknya menuntut Pemerintah Kabupaten Pati untuk segera mengambil sikap.
“Pemkab Pati harus responsif dalam menangani permasalahan ini, karena Pendidikan menjadi pilar yang sangat penting dalam pembangunan daerah berkelanjutan, jangan hanya diam seolah tidak terjadi apa-apa,” terangnya.
Isu keretakan ini bermula saat kasus Mutasi beberapa Kepala Sekolah yang diduga dilakukan Sekdin Paryanto tanpa sepengetahuan Kadis Sunarji.
Tidak berhenti sampai disitu, minggu ini sebanyak 55 Kepala Sekolah kabarnya akan diturunkan menjadi guru biasa yang diduga adanya campur tangan dari Plt Sekdin Paryanto.
Atas kejadian tersebut, beberapa perwakilan Kepsek mengadu ke Ketua DPRD Pati pada Senin, 6 April 2026 untuk mengadakan Audiensi.
Hingga berita ini diturunkan, Pemkab Pati belum memberikan pernyataan resmi terkait isu keretakan tersebut.
Masyarakat berharap, Pemkab Pati bisa memberikan tindakan tegas bagi salah satu oknum tersebut jika terbukti ditemukan penyalahgunaan kekuasaan.(red)






Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE