Infodagang.com, PATI – Harga komoditas pangan utama di sejumlah pasar tradisional Kabupaten Pati menunjukkan pergerakan yang berbeda.
Berdasarkan pantauan terbaru, harga cabai mengalami kenaikan yang cukup signifikan, sementara harga telur ayam ras cenderung stabil bahkan sempat mengalami penurunan di tingkat peternak.
Kenaikan Harga Cabai Dipicu Pasokan dan Cuaca
Komoditas cabai, terutama jenis cabai rawit merah dan cabai merah keriting, dilaporkan mengalami lonjakan harga di pasaran Pati. Kenaikan harga ini disebut-sebut dipicu oleh dua faktor utama:
- Pasokan yang Menurun: Kabupaten Pati sebagian besar mengandalkan pasokan cabai dari luar daerah seperti Wonosobo, Bandungan, dan Temanggung. Pasokan dari luar ini dilaporkan menurun.
- Faktor Cuaca: Musim hujan atau cuaca ekstrem sering kali mengganggu hasil panen, membuat stok di pasaran berkurang dan kualitasnya kurang maksimal, yang pada akhirnya mendorong kenaikan harga.
Pada periode-periode tertentu, harga cabai rawit merah di Pati sempat mencapai angka tinggi hingga menyentuh , sedangkan cabai merah keriting berada di kisaran hingga .
Harga Telur Fluktuatif, Sempat Anjlok Akibat Melimpahnya Produksi
Berbeda dengan cabai, harga telur ayam ras di Pati menunjukkan kondisi yang lebih stabil, bahkan sempat mengalami penurunan drastis.
- Harga Stabil: Harga telur ayam ras di pasaran Pati sering kali berada di kisaran hingga .
- Penurunan Harga: Pada waktu tertentu, Peternak di Pati sempat kesulitan menjual hasil produksinya karena melimpahnya stok. Peningkatan populasi ayam petelur di Pati dilaporkan menyebabkan produksi harian mencapai puluhan ton, sementara permintaan pasar berkurang. Hal ini sempat menekan harga di tingkat peternak hingga – , yang berimbas pada harga jual di pasar.
Upaya Pemerintah Daerah
Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Pati terus melakukan pemantauan harga di sebelas pasar tradisional yang menjadi lokasi sampling, termasuk Pasar Puri dan Pasar Rogowangsan.
Pemantauan ini dilakukan secara rutin dan hasilnya dilaporkan melalui sistem informasi harga di tingkat provinsi dan nasional.
Pemkab Pati juga sempat mengambil langkah untuk membantu peternak telur, salah satunya dengan mengimbau ASN (Aparatur Sipil Negara) untuk membeli telur dari peternak lokal guna menyerap surplus produksi dan membantu menstabilkan harga di tingkat produsen.
Masyarakat diimbau untuk tetap tenang karena secara umum stok bahan pokok masih dianggap aman.
(Catatan: Harga dan kondisi pasar bersifat dinamis. Data harga yang disajikan adalah perkiraan berdasarkan pantauan pada periode terbaru yang tersedia.)






Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE