Infodagang.com, PATI – Bupati Pati, Sudewo, kembali melancarkan upaya keras di tingkat pusat untuk memastikan hak ribuan petani di wilayahnya terpenuhi.
Hari ini, (6/11), Bupati Pati menghadiri Rapat Tingkat Menteri di Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) dengan satu agenda utama: memperjuangkan pencairan sisa bantuan stimulan padi puso tahun 2023 yang totalnya mencapai sekitar Rp 29 miliar.
Perjuangan ini didasari oleh belum cairnya bantuan tahap II bagi 10.948 petani yang sawahnya terdampak banjir besar pada awal tahun 2023. Para petani ini tersebar di 36 desa pada 6 kecamatan di Kabupaten Pati.
“Mudah-mudahan usaha ini membuahkan hasil, sehingga para petani segera menerima hak mereka,” tutur Bupati Sudewo, penuh harap.
Tahap II Terganjal, Bupati Ingin Dibayar Penuh
Sebelumnya, bantuan stimulan puso tahap I telah dicairkan pada Oktober 2024 dengan total nominal Rp15.691.040.000,-. Namun, realisasi bantuan tahap II masih tersisa dan menjadi fokus utama perjuangan Bupati.
Meskipun dalam audiensi dan negosiasi sebelumnya sempat muncul kesepakatan bahwa realisasi tahap II akan diberikan sebesar 60% dari total bantuan yang dijanjikan, Bupati Sudewo menegaskan Pemkab Pati akan terus memperjuangkan pembayaran secara penuh (100%).
Ketegasan ini menunjukkan komitmen Pemkab Pati untuk meringankan beban petani yang sudah lama menanti dana stimulan akibat gagal panen. Pencairan dana Rp 29 miliar ini sangat krusial bagi pemulihan ekonomi dan ketahanan pangan di Pati. (red)




Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE