Infodagang.com, PATI – Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kabupaten Pati, Riyoso, mewakili Bupati, secara resmi membuka rangkaian kegiatan peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 Tahun 2025 di Stadion Joyokusumo, Kamis (6/11/2025).
Acara yang dimeriahkan dengan Jalan Santai dan Fun Game ini menjadi panggung utama bagi komitmen daerah dalam mewujudkan “Generasi Sehat, Masa Depan Hebat,” sesuai dengan tema HKN tahun ini.
Kehadiran Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Pati, Atik Kusdarwati Sudewo, menjadi sorotan utama.
Dalam sambutannya, Atik menekankan bahwa momen HKN harus dimanfaatkan sebagai penguat kolaborasi masif untuk memerangi stunting.
“Masalah stunting masih menjadi tantangan yang harus kita hadapi bersama. Penanganan stunting bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama antara PKK, Dinas Kesehatan, seluruh elemen masyarakat, serta pengelola fasilitas kesehatan, baik negeri maupun swasta,” tegas Atik Kusdarwati Sudewo di hadapan jajaran pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan ribuan masyarakat yang hadir.
Atik memaparkan data positif yang berhasil dicapai Kabupaten Pati. Berkat sinergi lintas sektor, prevalensi stunting di Pati pada tahun 2024 berhasil ditekan turun sebesar 2 persen menjadi 16,5 persen.
Angka ini jauh lebih rendah dibandingkan capaian nasional sebesar 19,8 persen dan provinsi 17,1 persen.
Meskipun menunjukkan tren penurunan yang menggembirakan, Ketua TP-PKK itu mengingatkan bahwa perjuangan belum selesai.
“Meskipun terjadi penurunan, upaya pencegahan harus terus ditingkatkan agar tidak muncul kasus stunting baru di Kabupaten Pati. Kita harus berkomitmen menjaga kesehatan anak-anak sejak dini, karena mereka adalah generasi penerus bangsa,” imbuhnya.
Kegiatan Jalan Santai dan Fun Game ini ditutup dengan semangat kebersamaan, menegaskan pesan bahwa kolaborasi lintas sektor dari pemerintah, fasilitas kesehatan, hingga peran aktif PKK dan masyarakat adalah kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang sehat, mendukung tumbuh kembang anak, dan pada akhirnya, mewujudkan Kabupaten Pati yang sehat, tangguh, dan bebas stunting. (red)





Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE