Infodagang.com, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali menunjukkan volatilitas tinggi.
Setelah sempat dibuka menguat, IHSG mendadak ambruk tajam di awal sesi II perdagangan hari ini, Selasa (14/10/2025).
Menurut data yang dihimpun per pukul 13.42 WIB, IHSG terperosok hingga 1,3% atau melemah sebesar 106,56 poin, jatuh ke level 8.120,64.
Koreksi signifikan ini terjadi setelah pada sesi I pagi hari, indeks sempat berada di zona positif.
Faktor Pemicu Koreksi
Penurunan drastis ini dipicu oleh aksi jual yang masif, terutama pada saham-saham dengan kapitalisasi besar.
Saham-saham emiten yang terkait dengan konglomerat Prajogo Pangestu disebut-sebut menjadi motor utama koreksi.
Beberapa saham yang memberikan kontribusi terbesar terhadap penurunan IHSG antara lain:
- Barito Pasific (BRPT) yang turun 6,18%.
- Petrindo Jaya Kreasi (CUAN).
- Barito Renewables Energy (BREN).
- Chandra Asri Pasific (TPIA).
Selain faktor domestik, sentimen pasar global yang diwarnai oleh kekhawatiran memanasnya kembali ketegangan dagang antara Amerika Serikat dan China juga turut memengaruhi keputusan investor untuk melepas sahamnya.
Pergerakan Saham
Data mencatat, hingga waktu tersebut, sebanyak 552 saham mengalami penurunan harga (melemah), jauh melampaui saham yang menguat sebanyak 186, dan 218 saham sisanya stagnan.
Nilai dan volume transaksi tercatat masih cukup tinggi seiring dengan tingginya tekanan jual beli.
Analis pasar modal menghimbau investor untuk tetap waspada dan mencermati perkembangan sentimen domestik dan global, mengingat kondisi pasar yang sangat volatil belakangan ini.
Investor disarankan untuk menerapkan strategi investasi yang hati-hati di tengah ketidakpastian ini. (red)







Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE