Infodagang.com, BANDUNG – Pemerintah Provinsi Jawa Barat selaku pemegang saham pengendali menetapkan target ambisius bagi PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR).
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menargetkan laba bersih BJBR dapat menyentuh angka Rp2,2 triliun pada tahun buku 2026.
Langkah ini diambil guna mengoptimalkan kontribusi bank daerah terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta memperkuat fundamental perusahaan di tengah tantangan ekonomi.
Strategi Ekspansi ke Wilayah Industri
Untuk mencapai target tersebut, Dedi Mulyadi menekankan pentingnya BJBR untuk keluar dari zona nyaman dan lebih agresif masuk ke sektor korporasi.
“BJBR harus bermitra dengan perusahaan-perusahaan yang berkontribusi terhadap investasi di Jawa Barat dan mulai masuk secara masif ke wilayah-wilayah industri,” ujar Dedi pada Jumat (23/1).
Sinergi dengan investor di kawasan industri diharapkan mampu mendongkrak penyaluran kredit produktif dan meningkatkan fee-based income perseroan.
Proyeksi Dividen dan Yield bagi Investor
Sejalan dengan target laba tersebut, Pemprov Jabar mengincar setoran dividen sebesar Rp400 miliar atau setara dengan Rp38 per saham.
Jika dibandingkan dengan harga saham BJBR per Senin (26/1), angka ini mengindikasikan dividend yield sebesar 4,6%.
Sebagai catatan, angka ini mengalami penyesuaian dibanding dividen tahun buku 2024 yang mencapai kisaran Rp85 per saham.
Review Kinerja 2025
Di sisi lain, Plt Direktur Utama BJBR, Ayi Subarna, mengungkapkan gambaran kinerja perseroan untuk tahun buku 2025.
Meski laporan keuangan resmi (audited) belum dirilis, BJBR mencatatkan laba bersih senilai Rp1,09 triliun.
Realisasi tersebut menunjukkan penurunan sebesar 20% secara tahunan (Year-on-Year/YoY).
Penurunan ini menjadi tantangan tersendiri bagi manajemen untuk melakukan turnaround demi mencapai target kenaikan laba dua kali lipat pada 2026 mendatang.
| Indikator | Estimasi 2025 | Target 2026 |
| Laba Bersih | Rp1,09 Triliun | Rp2,2 Triliun |
| Status | Unaudited (-20% YoY) | Target Pemerintah |
| Estimasi Dividen | – | Rp38/saham |






Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE