Infodagang.com, JEPARA – Ratusan kader muda Nahdlatul Ulama (NU) dari Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Jepara memadati GOR Watuaji, Kecamatan Keling, Minggu (16/11/2025), dalam gelaran Konferensi Cabang (Konfercab) yang sarat makna.
Acara strategis ini menjadi penentu arah organisasi untuk masa khidmat 2025–2029, mengukuhkan komitmen para pemuda NU di Bumi Kartini.
Bupati Jepara, Witiarso Utomo, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam atas terselenggaranya Konfercab yang berjalan tertib dan penuh semangat kebersamaan.
Ia berharap forum ini tidak hanya melahirkan pengurus baru yang amanah, kompeten, visioner, dan berdedikasi tinggi, tetapi juga keputusan-keputusan strategis terbaik bagi masa depan Ansor Jepara.
Ansor Modern: Kuat Intelektual dan Digital
Menyoroti dinamika zaman yang terus berubah, Bupati Witiarso menegaskan bahwa kekuatan Ansor tidak lagi cukup hanya bertumpu pada fisik dan komando semata.
“Ansor dituntut untuk semakin mengasah intelegensi, memperkuat literasi digital, membangun kemandirian ekonomi, memupuk kepemimpinan sosial, serta memiliki kemampuan adaptif dalam membaca arah zaman,” tegasnya, menantang para kader untuk berinovasi dan relevan.
Harapan besar juga disematkan agar Konfercab ini mampu merumuskan program-program strategis yang implementatif.
Prioritasnya mencakup penguatan kaderisasi, peningkatan literasi digital, pemberdayaan ekonomi anggota, serta pengembangan dakwah kebangsaan yang produktif dan adaptif sesuai konteks kekinian.
Dalam semangat kebersamaan, Pemerintah Kabupaten Jepara menyatakan kesiapan penuh untuk bersinergi, mendukung, dan membuka ruang kolaborasi dengan GP Ansor.
“Kita akan berjalan bersama, bukan berjalan sendiri,” pungkas Bupati, menggarisbawahi komitmen Pemkab dalam mendukung setiap langkah positif Ansor.
Pesan Solidaritas dari Pimpinan Pusat
Dari tingkat pusat, Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor, Addin Jauharudin, turut memberikan arahan penting. Ia secara khusus mengingatkan seluruh kader akan krusialnya menjaga soliditas organisasi.
“Siapapun yang terpilih sebagai pengurus harus dihormati dan didukung penuh,” tegas Addin, menyerukan ‘satu komando satu barisan’ demi kelancaran implementasi program dari tingkat cabang hingga anak cabang.
Ia berharap Konfercab ini berjalan kondusif, guyub, dan penuh kegembiraan.
Secara keseluruhan, Konfercab GP Ansor Jepara 2025 ini tak sekadar agenda rutin, melainkan sebuah momentum konsolidasi dan revitalisasi bagi kader muda NU.
Ini adalah langkah strategis untuk memperkuat gerakan sosial-keagamaan, memperluas peran kepemudaan dalam pembangunan, serta meneguhkan kembali komitmen kebangsaan di Bumi Kartini tercinta.
Dengan semangat baru dan kepemimpinan yang visioner, GP Ansor Jepara siap menghadapi tantangan dan berkontribusi lebih besar bagi masyarakat. (red)








Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE