Infodagang.com, BANJARNEGARA – Upaya penanganan bencana tanah longsor yang melanda Dusun Situkung, Desa Pandanarum, Kecamatan Pandanarum, Banjarnegara, terus diintensifkan.
Hingga Senin (17/11) pukul 17.00 WIB, tim gabungan masih berjuang mencari 28 orang warga yang dilaporkan masih hilang pasca-bencana.
Bencana longsor ini terjadi pada Minggu, 16 November 2025, sekitar pukul 14.00 WIB, dipicu oleh hujan lebat berdurasi kurang lebih tiga jam.
Longsoran tebing dari hutan pinus dengan perkiraan dimensi 100 meter x 100 meter langsung menimpa permukiman warga di RT 01 hingga RT 04, RW 03, Dusun Situkung.
Korban dan Dampak Bencana
Data terkini yang dilaporkan oleh Tim BPBD Banjarnegara mencatat adanya korban jiwa dan kerusakan parah:
-
Korban Meninggal: 2 orang (1 meninggal di lokasi, 1 meninggal di RSUD Hj. Anna Lasmanah).
-
Korban Luka-Luka: 7 orang (4 dirawat di RSUD Hj. Anna Lasmanah dan RS Emanuel, 3 dirawat di Puskesmas Pandanarum).
-
Warga Hilang: 28 orang masih dalam pencarian.
-
Pengungsi: Total 917 orang terdata di Pos Komando.
-
Kerusakan: 48 rumah mengalami rusak berat dan 1 ruas jalan terputus.
Fokus Utama Penanganan: Evakuasi dan Kebutuhan Pengungsi
Sejumlah langkah darurat telah diambil. Tim BPBD telah melakukan asesmen lokasi, evakuasi warga ke lokasi pengungsian, dan berkoordinasi dengan pihak terkait.
Pos lapangan, dapur umum, dan tenda pengungsian telah didirikan di Kantor Kecamatan Pandanarum.
Kegiatan utama yang dilakukan pada hari Senin (17/11) meliputi evakuasi masyarakat, pendataan pengungsi, serta pelayanan kesehatan dan distribusi logistik.
Saat ini, para pengungsi tersebar di beberapa lokasi, yaitu Kantor Kecamatan Pandanarum, GOR Desa Beji, Gedung Haji Desa Pringamba, Wisma Muhammadiyah Beji, dan rumah-rumah kerabat.
Kebutuhan Mendesak yang dilaporkan untuk pengungsi meliputi:
-
Logistik Permakanan (lauk pauk dan bumbu masak).
-
Matras dan Selimut.
-
Air mineral.
-
Higiens Kit dan Family Kit.
Pada hari yang sama, penanganan bencana ini mendapat perhatian tinggi dari pemerintah dan militer.
Gubernur Jawa Tengah, Deputi 3 BNPB, Pangdam IV Diponegoro, Kapolda Jateng, serta Bupati dan Wakil Bupati Banjarnegara dilaporkan telah melakukan kunjungan ke lokasi bencana untuk meninjau langsung situasi dan memastikan penanganan berjalan optimal. (red)








Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE