Infodagang.com, PATI – Bupati Pati, Sudewo, menghadiri Musyawarah Cabang (Muscab) Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Pati yang diselenggarakan di Kantor Sekretariat IBI Kabupaten Pati.
Acara ini menjadi momentum strategis bagi organisasi profesi bidan untuk memilih Ketua IBI periode berikutnya, sekaligus mengevaluasi tantangan krusial dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak.
Dalam sambutannya, Bupati Sudewo menekankan bahwa pemilihan pemimpin baru harus menghasilkan figur yang mampu membawa IBI menjadi organisasi yang lebih profesional, akuntabel, dan responsif terhadap dinamika kebutuhan kesehatan masyarakat.
Kepemimpinan yang kuat sangat esensial untuk meningkatkan kualitas layanan kebidanan di seluruh wilayah Pati.
“Saya berharap ketua terpilih adalah yang terbaik, yang mampu mengemban amanah untuk kemajuan IBI ke depan,” ujar Sudewo saat membuka secara resmi Muscab tersebut.
Lebih lanjut, Sudewo menyoroti data statistik kesehatan yang masih menunjukkan angka mengkhawatirkan.
Angka Kematian Ibu (AKI) melahirkan dan Angka Kematian Bayi (AKB) baru lahir di Kabupaten Pati masih tergolong tinggi, bahkan menempatkan Pati pada peringkat ke-30 di Provinsi Jawa Tengah.
“Angka Kematian Ibu melahirkan masih cukup tinggi. Begitu juga Angka Kematian Bayi. Ini adalah tantangan serius yang harus dijawab oleh seluruh bidan di Kabupaten Pati melalui peningkatan kinerja dan kualitas pelayanan,” tegasnya.
Bupati berharap IBI dapat merumuskan program kerja yang fokus pada mitigasi risiko dan peningkatan kompetensi anggotanya.
Sinergi antara pemerintah daerah, IBI, dan fasilitas kesehatan diharapkan mampu menekan AKI dan AKB secara signifikan di tahun-tahun mendatang, memastikan setiap ibu dan bayi mendapatkan perawatan terbaik.
Sebagai bentuk dukungan dan apresiasi pemerintah daerah terhadap kontribusi IBI, Bupati Sudewo didampingi Ketua TP-PKK Kabupaten Pati, Atik Kusdarwati Sudewo, menerima plakat kenang-kenangan dari panitia Muscab.
Hal ini melambangkan komitmen Pemkab Pati untuk terus mendukung penguatan peran tenaga bidan sebagai garda terdepan kesehatan primer. (red)






Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE