Sakral! Ning Ita Boyong 78 Pejabat Mojokerto Dilantik di Puncak Tidar
0:00
--:--
Sakral! Ning Ita Boyong 78 Pejabat Mojokerto Dilantik di Puncak Tidar
Eksplorasi INFODAGANG.COM
Infodagang.com / News

Sakral! Ning Ita Boyong 78 Pejabat Mojokerto Dilantik di Puncak Tidar

X
Ilustrasi berita: Sakral! Ning Ita Boyong 78 Pejabat Mojokerto Dilantik di Puncak Tidar - Sawila.id
Baca 11 detik
  • Wali Kota Mojokerto melantik 78 ASN di Puncak Tidar, Magelang, lokasi unik.
  • Pemilihan Puncak Tidar menanamkan filosofi Tugu "SA" untuk nilai kepemimpinan.
  • Pelantikan 78 ASN ini bagian reformasi birokrasi demi tata kelola pemerintahan yang baik.

Infodagang.com, MAGELANG – Suasana berbeda mewarnai prosesi pelantikan pejabat di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto.

Meninggalkan pakem seremonial di gedung pemerintahan, Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, memilih lokasi bersejarah Puncak Tidar, Kota Magelang, Jawa Tengah, sebagai tempat pengambilan sumpah jabatan bagi 78 Aparatur Sipil Negara (ASN), Rabu (31/12).

Pejabat yang dilantik terdiri dari 9 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, 35 Pejabat Administrator, dan 34 Pejabat Pengawas.

Langkah unik ini diambil bukan tanpa alasan, melainkan demi menanamkan nilai filosofis kepemimpinan yang mendalam.

Filosofi “Tugu SA” dan Paku Tanah Jawa

Wanita yang akrab disapa Ning Ita ini menjelaskan, pemilihan kawasan Tugu “SA” di Puncak Tidar sarat akan makna spiritual dan kenegaraan.

Tugu “SA” dipercaya sebagai simbol “Paku Tanah Jawa” yang merepresentasikan keseimbangan dan keteguhan.

“Tugu ‘SA’ adalah simbol keteguhan dan tanggung jawab moral. Aksara ‘SA’ kami maknai sebagai ‘Pancasila Sangga Satya Satria’, sebuah pesan kerendahan hati bagi pemimpin untuk berani mengakui kekeliruan demi kepentingan rakyat,” tegas Ning Ita dalam amanatnya di ketinggian bukit Tidar.

Ia berharap, atmosfer sakral Puncak Tidar menjadi tonggak pengingat bagi para pejabat baru untuk menegakkan Pancasila dan mengabdikan diri sepenuh hati demi kemajuan Kota Mojokerto yang berdaya saing.

Proses Seleksi Ketat Sesuai Rekomendasi BKN

Secara administratif, Ning Ita menegaskan bahwa seluruh proses rotasi dan promosi ini telah berjalan sesuai koridor hukum.

Pengisian jabatan Pimpinan Tinggi Pratama telah melalui uji kompetensi ketat, sementara mutasi pejabat administrator dan pengawas didasarkan pada rekomendasi teknis dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).

“Pelantikan ini adalah bagian dari reformasi birokrasi untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (Good Governance),” imbuhnya.

Wali Kota Magelang: Ini Kehormatan Bagi Kami

Prosesi sakral ini turut dihadiri dan diapresiasi oleh tuan rumah, Wali Kota Magelang, Damar Prasetyono.

Ia merasa terhormat wilayahnya dipilih sebagai lokasi pelantikan pejabat dari provinsi tetangga, Jawa Timur.

Menurut Damar, Puncak Tidar kini mulai dilirik sebagai destinasi wisata religi sekaligus lokasi seremonial kenegaraan yang unik.

“Ini kehormatan bagi kami Pemkot Mojokerto ‘rawuh’ (datang) ke sini. Puncak Tidar dengan historinya yang kuat kini menjadi magnet baru. Bahkan kemarin ada daerah dari Sulawesi yang juga berminat melantik pejabatnya di sini,” ungkap Damar. (red)

Advertisement

Next Article

Gaji ASN 2026 Naik? Menkeu Purbaya: Kita Tunggu Ekonomi Kuartal I

Traktir Jurnalis Kopi
Suka dengan tulisan jurnalis ini? Berikan apresiasi Anda agar kami terus semangat menyajikan berita berkualitas.
Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar.
×

Dukung Jurnalisme Kami

Pilih nominal dukungan Anda untuk menyemangati tim redaksi kami.

Rp 10k
Rp 25k
Rp 50k
Secure Payment by DOKU

Halo Pembaca!

Iklan membantu kami membiayai jurnalisme berkualitas. Mohon pertimbangkan untuk menonaktifkan Ad-Blocker kamu di situs ini ya. Terima kasih! 🙏

Lanjut Membaca? Kembali ke posisi terakhir Anda.