Infodagang.com, BOJONEGORO – Atmosfer kompetisi bola voli usia muda di Kabupaten Bojonegoro memanas di awal tahun.
Sebanyak 38 tim pelajar siap beradu strategi dan ketahanan fisik dalam ajang Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Bola Voli Indoor U-18 Putra dan Putri yang digelar oleh Pengurus Kabupaten (Pengkab) PBVSI Bojonegoro.
Ajang bergengsi ini dijadwalkan berlangsung mulai besok, 2 hingga 4 Januari 2026, dengan mengambil dua lokasi pertandingan (venue), yakni GOR Polres Bojonegoro dan GOR Utama Bojonegoro.
Misi Berburu “Golden Ticket” ke Tulungagung
Kejurkab ini bukan sekadar turnamen biasa, melainkan seleksi ketat untuk menentukan wakil daerah.
Tim yang berhasil keluar sebagai juara akan mendapatkan “Tiket Emas” untuk mewakili Kabupaten Bojonegoro dalam Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Bola Voli Jawa Timur 2026 yang akan dihelat di Tulungagung, 8–14 Januari 2026 mendatang.
Kapolres Bojonegoro, AKBP Afrian Setya Permadi, turut hadir dalam technical meeting yang digelar Selasa (30/12/2025) lalu, menegaskan dukungan penuh kepolisian terhadap pembinaan atlet muda daerah.
Diikuti 38 Klub Binaan
Pengurus PBVSI Bojonegoro, Eko Ari, menjelaskan bahwa antusiasme klub lokal sangat tinggi meski syarat administrasi diperketat.
Tercatat 21 tim putra dan 17 tim putri telah lolos verifikasi pendaftaran.
“Biaya pendaftaran kami gratiskan (nol rupiah). Ini murni pembinaan. Kejuaraan ini bukan hanya soal menang kalah, tapi ruang pembuktian hasil latihan klub-klub di Bojonegoro. Kami mencari tim terbaik untuk dibawa ke level provinsi,” ujar Eko Ari.
Regulasi dan Format Pertandingan
Mengacu pada Surat Pengprov PBVSI Jatim Nomor 43/PBVSI.JT/XII/2025, syarat pemain dibatasi maksimal kelahiran 1 Januari 2009.
Setiap tim juga wajib didampingi oleh pelatih berlisensi resmi untuk menjamin kualitas pertandingan.
Sistem pertandingan akan menggunakan format sistem gugur (knock-out).
-
Babak Penyisihan: Menggunakan sistem Two Winning Set (mencari 2 kemenangan).
-
Semifinal & Final: Menggunakan sistem Three Winning Set (mencari 3 kemenangan) untuk menguji mental juara para atlet.
Tantangan Kemandirian
Meski pendaftaran digratiskan oleh PBVSI Bojonegoro, panitia menekankan bahwa bagi tim yang lolos ke Kejurprov nanti, biaya akomodasi dan administrasi lanjutan menjadi tanggung jawab mandiri masing-masing klub.
Hal ini diharapkan memacu kemandirian dan keseriusan manajemen klub dalam mengelola talenta muda mereka.
Melalui kompetisi ini, PBVSI Bojonegoro berharap lahir generasi penerus yang tidak hanya memiliki skill mumpuni, tetapi juga mental bertanding yang baja untuk mengharumkan nama Bojonegoro di kancah bola voli Jawa Timur. (red)








Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE