Pati Jadi Tuan Rumah Liga Desa Grup C, Kemendesa Soroti Sport Village
0:00
--:--
Pati Jadi Tuan Rumah Liga Desa Grup C, Kemendesa Soroti Sport Village
Eksplorasi INFODAGANG.COM
Infodagang.com / Olahraga

Pati Jadi Tuan Rumah Liga Desa Grup C, Kemendesa Soroti Sport Village

X
Ilustrasi berita: Pati Jadi Tuan Rumah Liga Desa Grup C, Kemendesa Soroti Sport Village - Sawila.id

Infodagang.com, PATI — Semangat olahraga desa di Jawa Tengah semakin membara. Wakil Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, secara resmi membuka kompetisi sepak bola bergengsi, Liga Desa Grup C Tahun 2025–2026, yang berlokasi di Lapangan Safin, Desa Mojoagung, Kecamatan Trangkil, Selasa (6/1/2026).

Ajang ini bukan sekadar kompetisi rumput hijau biasa, melainkan menjadi jembatan silaturahmi sekaligus panggung pembuktian prestasi atlet desa dari berbagai wilayah di Jawa Tengah.

Persaingan 7 Kabupaten Menuju Boyolali

Dalam sambutannya, Risma Ardhi Chandra mengungkapkan bahwa Liga Desa Grup C ini mempertemukan perwakilan terbaik dari tujuh kabupaten, yaitu:

“Semoga seluruh rangkaian pertandingan berjalan lancar dan suportif. Juara dari grup ini nantinya akan kembali diadu di tingkat selanjutnya yang akan diselenggarakan di Boyolali,” tutur Chandra.

Ia juga menekankan bahwa kompetisi ini adalah wadah krusial bagi pembinaan atlet lokal.

Harapannya, muncul talenta-talenta potensial yang mampu membawa nama daerah ke level nasional maupun internasional.

Dorong Konsep Sport Village Tourism

Dukungan penuh juga datang dari pemerintah pusat. Direktur Pembangunan Sarana dan Prasarana Desa dan Perdesaan Kemendesa PDT, Farida Kurnianingrum, memberikan apresiasi tinggi kepada Kabupaten Pati atas kesiapannya menjadi tuan rumah.

Farida menilai, Liga Desa adalah implementasi nyata dari konsep Sport Village Tourism (Wisata Desa Berbasis Olahraga).

“Ini adalah langkah membanggakan bagi Pati. Kegiatan seperti ini memberikan nuansa baru dalam pengembangan desa, di mana olahraga menjadi magnet penggerak ekonomi masyarakat lokal,” jelas Farida.

Olahraga sebagai Penggerak Ekonomi Desa

Lebih lanjut, Farida menambahkan bahwa turnamen lintas daerah memiliki multiplier effect yang besar.

Selain meningkatkan kualitas fisik masyarakat, ada nilai tambah sosial, budaya, dan ekonomi yang tercipta bagi warga sekitar Lapangan Safin dan Desa Mojoagung.

“Olahraga bukan hanya soal menang atau kalah, tapi soal nilai sosial dan ekonomi yang dihasilkan. Desa bisa tumbuh mandiri melalui event-event seperti ini,” pungkasnya. (red)

Advertisement

Next Article

Pengajian Rutin PKK Pati: Atik Sudewo Tekankan Bekal untuk Akhirat

Traktir Jurnalis Kopi
Suka dengan tulisan jurnalis ini? Berikan apresiasi Anda agar kami terus semangat menyajikan berita berkualitas.
Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar.
×

Dukung Jurnalisme Kami

Pilih nominal dukungan Anda untuk menyemangati tim redaksi kami.

Rp 10k
Rp 25k
Rp 50k
Secure Payment by DOKU

Halo Pembaca!

Iklan membantu kami membiayai jurnalisme berkualitas. Mohon pertimbangkan untuk menonaktifkan Ad-Blocker kamu di situs ini ya. Terima kasih! 🙏

Lanjut Membaca? Kembali ke posisi terakhir Anda.