Warga Bertanya: Di Mana DPRD Saat Pati Dilanda Banjir Besar?
0:00
--:--
Warga Bertanya: Di Mana DPRD Saat Pati Dilanda Banjir Besar?
Eksplorasi INFODAGANG.COM
Infodagang.com / News

Warga Bertanya: Di Mana DPRD Saat Pati Dilanda Banjir Besar?

X
Warga Bertanya Di Mana DPRD Saat Pati Dilanda Banjir Besar

Infodagang.com, PATI – Bencana banjir kembali merendam sejumlah titik di Kabupaten Pati pada Jumat (9/1) hingga Sabtu (10/1/2026).

Di saat ribuan warga disibukkan dengan upaya evakuasi mandiri dan penyelamatan barang berharga, sebuah pertanyaan besar muncul ke permukaan: Di mana para anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati?

Hujan deras yang mengguyur wilayah Pati sejak Jumat dini hari menyebabkan debit air Sungai Silugonggo meluap.

Beberapa desa di Kecamatan Gabus, Wedarijaksa, Dukuhseti, Margoyoso, Juwana, Jakenan, dan Sukolilo terendam banjir dengan ketinggian bervariasi antara 30 cm hingga 1 meter.

Kritik dari Masyarakat

Hingga Sabtu sore, pantauan di beberapa titik pengungsian menunjukkan kehadiran petugas BPBD, relawan, dan aparat TNI-Polri yang sigap membantu warga.

Namun, warga menyayangkan minimnya kehadiran langsung dari jajaran legislatif di lokasi bencana pada masa kritis tersebut.

“Kami butuh melihat wakil kami ada di sini, bukan cuma saat kampanye. Kehadiran mereka penting untuk memastikan bantuan logistik cepat sampai dan memberikan instruksi darurat kepada pemerintah daerah,” ujar salah satu warga terdampak di Kecamatan Margoyoso.

Fungsi Pengawasan Dipertanyakan

Selain kehadiran fisik, publik juga menyoroti fungsi pengawasan DPRD terhadap anggaran penanggulangan bencana.

Seharusnya, saat banjir melanda, komisi terkait segera melakukan koordinasi darurat dengan eksekutif untuk memastikan anggaran taktis kebencanaan segera cair dan tepat sasaran.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pimpinan DPRD Kabupaten Pati mengenai agenda kerja mereka selama dua hari terakhir.

Tuntutan Langkah Nyata

Masyarakat berharap DPRD tidak hanya muncul setelah air surut untuk sekadar memberikan bantuan simbolis. Warga menuntut:

Banjir di awal tahun 2026 ini menjadi ujian bagi komitmen para wakil rakyat di Pati.

Apakah mereka akan benar-benar menjadi penyambung lidah rakyat di saat sulit, atau justru tetap berada di balik meja saat rakyatnya terendam air? (red)

Advertisement

Next Article

Banjir Pati: Bupati Sudewo Kerahkan Pompa Besar dan Bersihkan Bambu

Traktir Jurnalis Kopi
Suka dengan tulisan jurnalis ini? Berikan apresiasi Anda agar kami terus semangat menyajikan berita berkualitas.
Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar.
×

Dukung Jurnalisme Kami

Pilih nominal dukungan Anda untuk menyemangati tim redaksi kami.

Rp 10k
Rp 25k
Rp 50k
Secure Payment by DOKU

Halo Pembaca!

Iklan membantu kami membiayai jurnalisme berkualitas. Mohon pertimbangkan untuk menonaktifkan Ad-Blocker kamu di situs ini ya. Terima kasih! 🙏

Lanjut Membaca? Kembali ke posisi terakhir Anda.