Infodagang.com, PATI — Plt. Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, memberikan instruksi tegas kepada institusi pendidikan di wilayahnya untuk memperkuat pendidikan karakter berbasis lingkungan.
Hal ini ditegaskannya di tengah meningkatnya kerawanan bencana alam yang melanda sejumlah titik di Kabupaten Pati.
“Penerapan kepedulian lingkungan tidak boleh berhenti di gerbang sekolah. Harus menjadi gaya hidup saat siswa kembali ke masyarakat,” ujar Chandra dalam acara Penyerahan Piagam Penghargaan Sekolah Adiwiyata Tahun 2025 di Pendopo Kabupaten Pati, Selasa (27/1/2026).
Komitmen Melawan Krisis Lingkungan
Pernyataan Chandra ini bukan tanpa alasan. Ia menyoroti fenomena banjir yang kian masif terjadi di berbagai daerah.
Menurutnya, sekolah adalah garda terdepan untuk membangun kesadaran generasi muda terhadap isu lingkungan yang kini semakin kompleks.
Melalui program Adiwiyata, sekolah didorong untuk menerapkan kebijakan nyata seperti:
-
Manajemen Sampah: Pengelolaan dan pemilahan yang sistematis.
-
Konservasi Sumber Daya: Penghematan air, energi, serta perbaikan sanitasi dan drainase.
-
Penghijauan: Penanaman pohon di lingkungan sekolah secara berkelanjutan.
“Kondisi alam sudah berubah, banjir di mana-mana. Pendidikan lingkungan adalah bagian penting dari upaya mitigasi bencana jangka panjang,” tambahnya.
Capaian Adiwiyata Pati 2025
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pati, Tulus Budiharjo, melaporkan progres positif sekolah berkarakter lingkungan.
Pada tahun 2025, tercatat puluhan sekolah di Pati meraih predikat membanggakan:
-
1 Sekolah meraih Adiwiyata Mandiri.
-
4 Sekolah meraih Adiwiyata Nasional.
-
13 Sekolah meraih Adiwiyata Provinsi.
-
31 Sekolah meraih Adiwiyata Kabupaten.
Tulus menjelaskan bahwa penilaian dilakukan secara berjenjang guna memastikan seluruh warga sekolah benar-benar terlibat dalam perilaku ramah lingkungan.
Langkah Strategis Penanganan Bencana
Terkait kondisi darurat banjir saat ini, Risma Ardhi Chandra memastikan Pemerintah Kabupaten Pati terus berkoordinasi intensif dengan BPBD, Pemerintah Provinsi, hingga kementerian terkait.
Fokus utama saat ini adalah percepatan penyediaan bantuan pangan dan kebutuhan dasar bagi warga terdampak.
Pemerintah berharap, penghargaan Adiwiyata ini menjadi pelecut semangat bagi sekolah lain di Pati untuk bersama-sama menciptakan ekosistem hijau demi masa depan daerah yang lebih aman dari bencana. (red)








Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE