Upaya Dinkes dan Komisi D DPRD Pati Cegah Kematian Ibu Hamil Risti
0:00
--:--
Upaya Dinkes dan Komisi D DPRD Pati Cegah Kematian Ibu Hamil Risti
Eksplorasi INFODAGANG.COM
Infodagang.com / News

Upaya Dinkes dan Komisi D DPRD Pati Cegah Kematian Ibu Hamil Risti

X
Upaya Dinkes dan Komisi D DPRD Pati Cegah Kematian Ibu Hamil Risti
Baca 12 detik
  • - Dinkes Pati seriusi data ibu hamil risiko tinggi untuk tekan angka kematian ibu.
  • - Sistem peringatan dini (Early Warning System) disiapkan untuk monitoring real-time.
  • - DPRD dorong optimalisasi Puskesmas Keliling guna pengawasan langsung di lapangan.

Infodagang.com, PATI – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pati tengah menseriusi pengelolaan data kesehatan, khususnya terkait ibu hamil dengan risiko tinggi (risti).

Langkah strategis ini diambil sebagai upaya nyata untuk menekan angka kematian ibu di wilayah Kabupaten Pati.

Kepala Dinkes Kabupaten Pati, Luky Pratugas Narimo, S.STP, MM, menegaskan bahwa komitmen bersama dalam pengelolaan data kesehatan adalah kunci utama.

Saat ini, pihaknya sedang menggodok sistem layanan cepat atau Early Warning System yang dikhususkan untuk memonitoring ibu hamil berisiko tinggi secara real-time.

“Komitmen bersama dalam pengelolaan data kesehatan, khususnya terkait ibu hamil, sangat penting. Kami sedang menyiapkan layanan cepat untuk memonitoring mereka yang masuk kategori risiko tinggi demi menekan angka kematian ibu di Pati,” ujar Luky.

DPRD Pati Dorong Optimalisasi Puskesmas Keliling

Upaya Dinkes Pati ini mendapat dukungan sekaligus perhatian serius dari jajaran legislatif.

Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Teguh Bandang Waluya, mengimbau agar langkah preventif ini juga ditunjang dengan optimalisasi pelayanan Puskesmas Keliling (Pusling).

Menurut Bandang, petugas kesehatan di tingkat puskesmas harus memiliki data yang valid dan menguasai kondisi lapangan di wilayah kerja masing-masing.

​”Kami berharap lewat kegiatan puskesmas keliling dapat memantau sekaligus mengawasi adanya ibu hamil. Petugas harus tahu jumlah ibu hamil di desa masing-masing. Jadi, kalau ada apa-apa, puskesmas dapat mengantisipasi karena kondisi ini sangat rawan,” ujar Bandang saat dihubungi melalui pesan singkat, Selasa (9/6).

Dengan adanya sinergi antara keakuratan data dari Dinkes Pati dan keaktifan Puskesmas Keliling dalam melakukan pengawasan langsung, diharapkan penanganan ibu hamil dengan risiko tinggi dapat dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran. (red)

Advertisement

Next Article

Ketua DPRD Pati Ajak Forkopimda Bersatu Demi Layanan Publik

Traktir Jurnalis Kopi
Suka dengan tulisan jurnalis ini? Berikan apresiasi Anda agar kami terus semangat menyajikan berita berkualitas.
Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar.
×

Dukung Jurnalisme Kami

Pilih nominal dukungan Anda untuk menyemangati tim redaksi kami.

Rp 10k
Rp 25k
Rp 50k
Secure Payment by DOKU

Halo Pembaca!

Iklan membantu kami membiayai jurnalisme berkualitas. Mohon pertimbangkan untuk menonaktifkan Ad-Blocker kamu di situs ini ya. Terima kasih! 🙏

Lanjut Membaca? Kembali ke posisi terakhir Anda.