Infodagang.com, PATI – Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Pati terus berupaya mempercepat penanganan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) melalui skema kolaborasi.
Dalam Focus Group Discussion (FGD) yang digelar Kamis (23/4/2026), Disperkim mengajak sektor swasta untuk terlibat aktif.
Kepala Disperkim Pati, Sugiyono, mengakui bahwa kemampuan Fiskal APBD sangat terbatas untuk meng-cover seluruh perbaikan rumah warga.
“Keterbatasan fiskal membuat pemerintah harus mengajak perumahan swasta berkolaborasi melalui program CSR,” ungkapnya.
Sementara itu, Kabid Perumahan Disperkim Pati, Ahmad Kosim, memaparkan tantangan besar yang dihadapi.
Merujuk data BPS 2023, masih ada sekitar 17,7% atau 70 ribu unit backlog RTLH di Pati.
“Target kita adalah menekan angka ini hingga di bawah 10% agar Kabupaten Pati bisa dikategorikan sejahtera dalam pemenuhan hunian layak,” tegas Kosim. (red)




Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE