Infodagang.com, PATI – Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Pati, Atik Kusdarwati Sudewo, memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) strategis pada 28 November 2025.
Pertemuan lintas sektor ini bertujuan vital untuk mematangkan perencanaan dan integrasi program Pelayanan Posyandu berbasis 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang akan diimplementasikan secara penuh pada tahun anggaran 2026 di Kabupaten Pati.
Rakor yang berlangsung di Pati ini dihadiri oleh jajaran kepala dinas dari enam bidang prioritas, serta seluruh pembina Tim Posyandu Kabupaten Pati.
Kehadiran lintas sektor ini menegaskan komitmen Pemkab Pati dalam memastikan layanan dasar masyarakat berjalan optimal.
Perwakilan tim pembina menyampaikan bahwa enam sektor utama menjadi fokus pembahasan program 2026, meliputi: Kesehatan, Pendidikan, Sosial, Perumahan Rakyat, Pekerjaan Umum (PU), serta Ketentraman, Ketertiban Umum, dan Perlindungan Masyarakat (Trantibumlinmas).
“Hari ini, enam bidang tersebut kita bahas secara komprehensif untuk menyusun program-program di tahun 2026. Sinergi ini diperlukan agar layanan Posyandu 6 SPM dapat berjalan holistik dan menyeluruh,” jelasnya.
Aspek krusial dari Rakor ini adalah memastikan bahwa seluruh program hasil sinergi tersebut dapat terintegrasi secara efektif ke dalam Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) tahun 2026.
Langkah ini merupakan prasyarat penting agar implementasi Posyandu 6 SPM memiliki dasar pendanaan yang solid.
Untuk memperkuat perencanaan dan penganggaran, pertemuan ini turut melibatkan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), di samping dinas-dinas lain yang berperan sebagai pembina tim Posyandu Kabupaten Pati.
Dengan adanya perencanaan yang matang dan kolaborasi multipihak ini, diharapkan implementasi layanan Posyandu 6 SPM di Kabupaten Pati dapat berjalan jauh lebih optimal di tahun 2026.
Meskipun demikian, Posyandu 6 SPM telah menunjukkan kemajuan signifikan di tahun 2025, dengan adanya 9 desa yang ditetapkan sebagai pilot project.
Atik Sudewo berharap keberhasilan program ini mampu meningkatkan kualitas layanan dasar masyarakat, menjadikan Posyandu sebagai garda terdepan dalam pelayanan publik di tingkat desa dan memastikan setiap standar pelayanan minimal terpenuhi secara merata. (red)






Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE