Bank Mandiri Taspen Perkuat Transformasi Digital, Ekosistem Silver Economy, dan Pertumbuhan Berkelanjutan
0:00
--:--
Bank Mandiri Taspen Perkuat Transformasi Digital, Ekosistem Silver Economy, dan Pertumbuhan Berkelanjutan
Eksplorasi INFODAGANG.COM
Infodagang.com / Ekonomi

Bank Mandiri Taspen Perkuat Transformasi Digital, Ekosistem Silver Economy, dan Pertumbuhan Berkelanjutan

X
Bank Mandiri Taspen Perkuat Transformasi Digital dan Ekosistem Silver Economy untuk Mendorong Pertumbuhan Berkelanjutan
Baca 14 detik
  • Bank Mandiri Taspen optimis pertumbuhan bisnis sehat semester II 2026 dengan fokus kualitas aset dan digitalisasi.
  • Perseroan kembangkan aplikasi Movin sebagai pusat layanan keuangan digital, termasuk fitur investasi emas.
  • Targetkan naik kelas jadi bank KBMI III pada 2028 dengan perkuat ekosistem keuangan nasabah senior.

Infodagang.com, Jakarta – Bank Mandiri Taspen optimistis menjaga pertumbuhan bisnis yang sehat pada semester II 2026 melalui penguatan kualitas aset, digitalisasi, dan peningkatan dana murah (CASA). Perseroan juga menyiapkan pengembangan aplikasi Movin serta menargetkan naik menjadi bank KBMI III pada 2028 dengan memperkuat ekosistem keuangan bagi nasabah senior.

PT Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) optimistis mampu menjaga pertumbuhan bisnis yang sehat dan berkelanjutan pada semester II 2026 di tengah dinamika industri perbankan yang diwarnai suku bunga tinggi, kompetisi likuiditas yang semakin ketat, serta perubahan perilaku nasabah yang semakin digital.

Direktur Utama Bank Mandiri Taspen, Panji Irawan, mengatakan bahwa keberhasilan industri perbankan saat ini tidak lagi ditentukan oleh seberapa agresif pertumbuhan bisnis yang dicapai, melainkan oleh kemampuan bank dalam menjaga keseimbangan antara profitabilitas, kualitas aset, efisiensi operasional, serta kemampuan beradaptasi terhadap perubahan.

“Semester kedua tahun ini bukan lagi soal siapa yang tumbuh paling cepat, tetapi siapa yang paling tangguh dalam menghadapi dinamika pasar. Karena itu kami terus memperkuat fundamental bisnis melalui kualitas aset yang sehat, penguatan dana murah (CASA), serta peningkatan kontribusi fee based income berbasis transaksi digital,” ujar Panji.

Sebagai bank yang fokus pada segmen pensiunan, Bank Mandiri Taspen melihat peluang besar dari berkembangnya fenomena Silver Economy, yaitu meningkatnya populasi masyarakat lanjut usia yang tetap aktif, sehat, dan produktif. Melihat potensi tersebut, perseroan tidak hanya memperkuat bisnis inti pembiayaan pensiunan, tetapi juga memperluas pembiayaan kepada komunitas wirausaha senior, ekosistem payroll, hingga pembiayaan UMKM produktif yang dikelola para purnabakti.

Untuk menjaga kualitas pertumbuhan kredit, Bank Mandiri Taspen memperkuat sistem mitigasi risiko melalui digitalisasi proses underwriting berbasis data analytics, monitoring portofolio secara real time, serta penerapan early warning system guna memastikan kualitas aset tetap terjaga.

Di sisi transformasi digital, Bank Mandiri Taspen terus mengembangkan aplikasi Movin sebagai pusat layanan keuangan digital yang mengedepankan kemudahan, keamanan, dan pengalaman pengguna. Transformasi digital tidak hanya dilakukan pada layanan kepada nasabah melalui konsep phygital banking, tetapi juga pada proses internal perusahaan untuk meningkatkan efisiensi operasional dan produktivitas.

Ke depan, Movin juga dipersiapkan menjadi platform layanan keuangan terpadu melalui pengembangan berbagai fitur transaksi digital, layanan investasi, pembayaran, hingga wealth management. Salah satu inovasi yang tengah dipersiapkan adalah peluncuran fitur investasi emas yang akan melengkapi ekosistem layanan keuangan digital Bank Mandiri Taspen.

“Fitur investasi emas merupakan bagian dari roadmap kami menjadikan Movin sebagai one-stop financial application. Kami ingin menghadirkan layanan keuangan yang semakin lengkap, aman, dan mudah diakses seluruh nasabah,” jelas Panji.

Dalam jangka panjang, Bank Mandiri Taspen menargetkan menjadi bank kategori KBMI III pada tahun 2028. Target tersebut merupakan bagian dari transformasi menyeluruh perusahaan melalui penguatan permodalan, peningkatan skala bisnis, percepatan transformasi digital, serta pengembangan Senior Citizen Financial Ecosystem sebagai diferensiasi utama perusahaan.

Menurut Panji, pencapaian KBMI III bukan sekadar peningkatan kategori bank, tetapi merupakan fondasi untuk memperluas kontribusi Bank Mandiri Taspen dalam mendukung pembiayaan sektor produktif, mempercepat inovasi digital, memperluas layanan keuangan bagi masyarakat, serta memperkuat ekosistem Silver Economy di Indonesia.

“Kami percaya masa depan industri keuangan dibangun melalui kekuatan ekosistem dan kolaborasi. Dengan positioning yang kuat pada segmen senior, Bank Mandiri Taspen berkomitmen menjadi The Undisputed Leader dalam ekosistem keuangan senior di Indonesia sekaligus menghadirkan dampak yang semakin besar bagi masyarakat,” tutup Panji.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Advertisement

Next Article

Dupoin Futures Gandeng Mercedes Benz Classic Club Indonesia Dorong Literasi Finansial Lewat Kolaborasi Komunitas

Keywords Berita
Traktir Jurnalis Kopi
Suka dengan tulisan jurnalis ini? Berikan apresiasi Anda agar kami terus semangat menyajikan berita berkualitas.
Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar.
×

Dukung Jurnalisme Kami

Pilih nominal dukungan Anda untuk menyemangati tim redaksi kami.

Rp 10k
Rp 25k
Rp 50k
Secure Payment by DOKU

Halo Pembaca!

Iklan membantu kami membiayai jurnalisme berkualitas. Mohon pertimbangkan untuk menonaktifkan Ad-Blocker kamu di situs ini ya. Terima kasih! 🙏

Lanjut Membaca? Kembali ke posisi terakhir Anda.