Infodagang.com, PATI – Tradisi prestasi ilmiah MTs Negeri 1 Pati kembali terukir di tingkat nasional. Dua tim riset unggulan madrasah ini sukses menyabet Medali Perunggu dalam ajang bergengsi Kompetisi Riset dan Inovasi Siswa Indonesia (KREASI) 2025 untuk jenjang MTs/SMP.
Keberhasilan ini tidak hanya menjadi kebanggaan, tetapi juga bukti bahwa inovasi yang berfokus pada isu lingkungan dan hayati lahir dari bangku madrasah.
Dari tiga tim yang diutus, dua tim berhasil menempatkan nama mereka di jajaran pemenang Medali Perunggu dalam klaster Ilmu Hayati, Kimia, dan Lingkungan.
Tim pertama terdiri dari Hilde Azkya Syahvine dan Isnaeni Nur Khlofah, sementara tim kedua diperkuat oleh Adlina Silmi Alya Wardani dan Hasya Nathania Hasby.
Inovasi yang mereka bawa fokus pada solusi-solusi praktis di bidang lingkungan hidup. Bukan sekadar teori, namun riset yang mereka presentasikan memiliki potensi dampak nyata.
Mentalitas Pemenang dan Kreativitas Presentasi
Hilde Azkya Syahvine, salah satu peraih medali, menceritakan sengitnya sesi penjurian.
Pengalaman berhadapan langsung dengan para ahli di depan dewan juri menjadi momen berharga yang menguji logika dan kedalaman fokus penelitian mereka.
“Ada beberapa pertanyaan yang sangat mengasah logika dan mengharuskan kami mempertahankan fokus penelitian. Meskipun sempat ragu menjawab, dewan juri memberikan feedback konstruktif yang sangat berguna sebagai evaluasi untuk riset kami selanjutnya,” ungkap Hilde.
Menurut Hilde, salah satu kunci sukses mereka adalah kreativitas dalam mendesain booth presentasi. Mereka tidak hanya menyajikan hasil riset, tetapi juga merancang pengalaman.
“Kami menampilkan poster informatif, serta beberapa suvenir unik terkait penelitian. Alhamdulillah, strategi ini berhasil menarik banyak juri dan peserta lain untuk mampir dan berdiskusi di booth kami. Kami ingin riset ini tidak hanya dipresentasikan, tapi juga dirasakan,” tambahnya, menekankan bahwa engagement adalah bagian penting dari kompetisi.
Sementara itu, tim riset lain yang beranggotakan Ahmad Ratrya Harimurti dan Khovito Reynard Nijananda juga tidak pulang dengan tangan kosong.
Mereka meraih Honorable Mention di bidang Sosiologi, Ekonomi, dan Kewirausahaan, menunjukkan spektrum riset siswa MTsN 1 Pati yang luas.
Apresiasi Madrasah untuk Inovasi Berdampak
Kepala MTsN 1 Pati, Wahyu Hidayat, menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas pencapaian ini.
Ia melihat medali ini sebagai hasil kolaborasi efektif antara siswa, guru pembimbing, dan dukungan penuh dari madrasah dan orang tua.
“Alhamdulillah, ini adalah buah dari kerja keras. Mereka telah membuktikan bahwa siswa madrasah memiliki kapasitas luar biasa untuk menciptakan inovasi yang berdampak, khususnya di bidang lingkungan dan hayati,” tutur Wahyu Hidayat.
Ia berharap prestasi ini menjadi pemantik semangat bagi seluruh siswa lainnya.
“Mudah-mudahan medali ini menjadi motivasi bagi anak-anak untuk tidak ragu menggali ide-ide ilmiah, berpartisipasi aktif dalam riset, dan terus berinovasi. Madrasah siap mendukung setiap langkah mereka,” pungkasnya, menggarisbawahi komitmen madrasah dalam mengembangkan budaya riset. (red)








Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE