Infodagang.com, KLATEN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten mengucurkan stimulus ekonomi bagi ribuan pekerja di sektor tembakau melalui penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (BLT DBHCHT) tahun anggaran 2025.
Acara penyaluran secara simbolis ini dilaksanakan di Pendopo Kabupaten Klaten pada Jumat (14/11).
Total dana BLT DBHCHT yang disalurkan mencapai Rp8,622 Miliar, menyasar langsung kepada 7.185 buruh tani tembakau yang berdomisili di Klaten.
Alokasi Bantuan: Rp1,2 Juta Per Penerima
Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dissos P3APPKB) Klaten, Puspo Enggar Hastuti, menjelaskan bahwa setiap penerima berhak mendapatkan total bantuan sebesar Rp1,2 juta.
“Setiap buruh tani tembakau menerima alokasi Rp300.000 per bulan selama empat bulan, yakni periode September hingga Desember 2025. Seluruhnya dicairkan dalam satu tahap,” jelas Puspo.
Penerima bantuan ini merupakan buruh tani tembakau yang memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) Klaten dan dipastikan tidak merangkap sebagai penerima BLT DBHCHT dari sumber Provinsi Jawa Tengah.
Penyaluran dana dilakukan melalui rekening Bank Klaten. Penerima diwajibkan membawa buku tabungan dan fotokopi KTP saat pengambilan.
Puspo mengingatkan, jika bantuan tidak diambil hingga batas waktu yang telah ditentukan, dana tersebut sesuai aturan akan dikembalikan ke kas daerah (Kasda).
Pesan Bupati: Jadi Modal Kebangkitan Tembakau Klaten
Dalam kesempatan penyerahan simbolis, Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, secara langsung menyerahkan bantuan tersebut kepada perwakilan buruh tani tembakau.
Bupati meminta agar dana ini dimanfaatkan secara bijak, tidak hanya untuk kebutuhan konsumtif, tetapi juga untuk hal-hal yang dapat mendukung peningkatan kesejahteraan.
“Kami mendorong agar bantuan ini dipergunakan dengan baik. Jika memungkinkan, gunakan untuk kebutuhan yang dapat mendukung peningkatan kualitas tembakau, sehingga dapat menjadi modal kerja,” tegas Bupati Hamenang.
Bupati berharap bantuan ini menjadi pemicu semangat bagi petani dan buruh tembakau, sekaligus membawa optimisme agar sektor pertembakauan di Klaten dapat kembali bangkit dan memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat. (red)






Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE