Infodagang.com, PATI — Perhelatan akbar Tabligh Akbar Milad ke-113 Muhammadiyah yang diselenggarakan di Pendopo Kabupaten Pati menjadi penanda penting penguatan komitmen antara Pemerintah Kabupaten Pati dan organisasi Islam terbesar di Indonesia tersebut.
Bupati Pati, Sudewo, didampingi Wakil Bupati Risma Ardhi Chandra, hadir secara langsung untuk menegaskan sinergi antara jajaran pimpinan daerah dan tokoh Persyarikatan Muhammadiyah.
Kehadiran pimpinan daerah bersama tokoh-tokoh Muhammadiyah ini bertujuan memperkokoh fondasi harmoni sosial serta memperkuat kolaborasi strategis dalam upaya akselerasi pembangunan Kabupaten Pati di berbagai sektor.
Dalam sambutannya, Bupati Sudewo menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas partisipasi dan dukungan yang diberikan oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah pada acara tersebut.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Pati, kami merasa sangat bersyukur atas kehadiran Pimpinan Pusat Muhammadiyah dalam Milad ke-113 ini. Kami sampaikan terima kasih setinggi-tingginya kepada seluruh keluarga besar Muhammadiyah yang selama ini telah menjadi mitra sejati. Dukungan ini sangat vital dalam menciptakan situasi aman dan kondusif, memungkinkan kami menjalankan tugas pembangunan Pati secara lancar,” jelas Bupati Sudewo.
Bupati Sudewo juga menaruh harapan besar agar Muhammadiyah terus memainkan peran sebagai kekuatan pendorong utama dalam kemajuan daerah.
“Mudah-mudahan Muhammadiyah ke depan selalu memberikan kontribusi yang terbaik, tidak hanya untuk bangsa dan negara, tetapi secara spesifik untuk kemaslahatan Kabupaten Pati,” tambahnya.
Menanggapi apresiasi tersebut, Agus Taufiqurrahman dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah turut menyampaikan penghargaan atas komitmen inklusif Pemerintah Kabupaten Pati.
Ia mengapresiasi visi Bupati Sudewo yang bertekad membangun Pati menjadi daerah yang adil, makmur, dan barokah.
“Kami bersyukur mendengarkan amanat Bapak Bupati yang berkomitmen membangun Pati dengan melibatkan seluruh komponen bangsa, termasuk organisasi keagamaan besar seperti Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama,” ungkap Agus Taufiqurrahman.
Lebih lanjut, ia menekankan urgensi sinergi yang harmonis antara ulama (pemimpin agama) dan umara (pemimpin pemerintahan) sebagai kunci keberkahan wilayah.
“Kebersamaan antara ulama dan umara ini harus kami jaga dengan baik, demi menjaga Pati menjadi bagian dari wilayah yang senantiasa mendapat rahmat dan anugerah Allah, sesuai dengan filosofi Alquran: baldatun thoyyibatun wa robbun ghofur,” pungkasnya.
Milad ke-113 Muhammadiyah di Pati ini tidak hanya menjadi perayaan, tetapi juga momentum untuk meneguhkan kembali kolaborasi yang solid demi mewujudkan Pati yang lebih maju dan sejahtera. (red)






Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE