Pati Defisit Rp40M, Tunjangan Transport DPRD Malah Meroket 142%
0:00
--:--
Pati Defisit Rp40M, Tunjangan Transport DPRD Malah Meroket 142%
Eksplorasi INFODAGANG.COM
Infodagang.com / News

Pati Defisit Rp40M, Tunjangan Transport DPRD Malah Meroket 142%

X
Ilustrasi berita: Pati Defisit Rp40M, Tunjangan Transport DPRD Malah Meroket 142% - Sawila.id

Infodagang.com, PATI – Di saat neraca keuangan daerah sedang “terengah-engah” menahan beban defisit Rp40 Miliar, sebuah keajaiban fiskal terjadi di gedung parlemen Pati.

Bukan keajaiban pelunasan utang, melainkan akrobat anggaran yang memuluskan kenaikan tunjangan transportasi bagi para wakil rakyat.

Berdasarkan bedah data tim Infodagang terhadap Peraturan Bupati (Perbup) Pati Nomor 65 Tahun 2025 yang diteken pada 31 Desember 2025, ditemukan anomali prioritas belanja daerah.

Di tengah ancaman kewajiban bayar cicilan utang sebesar Rp33 Miliar yang menanti di tahun 2027, “bensin” untuk para legislator justru diguyur semakin deras.

Lonjakan Fantastis di Tengah Krisis

Data menunjukkan kenaikan yang tidak main-main, bahkan nyaris tidak masuk akal jika disandingkan dengan kondisi kas daerah yang sedang ‘demam’.

Take Home Pay: Angka yang Membuat Rakyat ‘Melongo’

Dengan skema kenaikan tunjangan transportasi “jumbo” ini, estimasi total pendapatan (gaji + tunjangan) para wakil rakyat di Pati per bulannya menjadi sangat fantastis:

DATA KOMPARASI: Lonjakan Tunjangan Transportasi DPRD Pati (Perbup No. 65 Tahun 2025)
JABATAN TARIF LAMA TARIF BARU
(Perbup 65/2025)
KENAIKAN % NAIK
Ketua DPRD Rp 11.960.000 Rp 29.000.000 + Rp 17.040.000 142%
Wakil Ketua Rp 11.960.000 Rp 17.500.000 + Rp 5.540.000 46%
Anggota Rp 11.960.000 Rp 14.000.000 + Rp 2.040.000 17%
*Sumber: Analisa Tim Infodagang atas Perbup Pati No. 65 Tahun 2025 vs Aturan Sebelumnya.

Logika Terbalik Kebijakan Publik

Kenaikan ini memicu pertanyaan tajam dari para pengamat kebijakan publik.

Lazimnya, defisit anggaran direspons dengan pengetatan ikat pinggang (austerity).

Namun, Pati tampaknya memilih mazhab ekonomi tersendiri: “Defisit jalan terus, fasilitas pejabat harus makmur.”

Apakah kenaikan tunjangan setara harga mobil bekas tiap bulannya ini akan berbanding lurus dengan kinerja pengawasan?

Ataukah ini hanya akan mempercepat laju APBD Pati menuju jurang fiskal yang lebih dalam di tahun 2026?

Satu hal yang pasti, rakyat Pati kini boleh berharap kinerja dewan secepat kenaikan tunjangan mereka. (red)

Advertisement

Next Article

Liga Desa Pati Ricuh, 5 Pemain Impor Diduga Masuk Tanpa Verifikasi

Traktir Jurnalis Kopi
Suka dengan tulisan jurnalis ini? Berikan apresiasi Anda agar kami terus semangat menyajikan berita berkualitas.
Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar.
×

Dukung Jurnalisme Kami

Pilih nominal dukungan Anda untuk menyemangati tim redaksi kami.

Rp 10k
Rp 25k
Rp 50k
Secure Payment by DOKU

Halo Pembaca!

Iklan membantu kami membiayai jurnalisme berkualitas. Mohon pertimbangkan untuk menonaktifkan Ad-Blocker kamu di situs ini ya. Terima kasih! 🙏

Lanjut Membaca? Kembali ke posisi terakhir Anda.