Infodagang.com, PATI – Kecamatan Gunungwungkal diproyeksikan menjadi “kandang” baru bagi komoditas durian kelas premium di Jawa Tengah.
Hal ini menyusul langkah agresif Bupati Pati, Sudewo, yang berhasil menggandeng tiga perusahaan pelat merah (BUMN) sekaligus untuk menggelontorkan ribuan bibit durian varietas unggul ke wilayah tersebut.
Dalam penyerahan simbolis yang dipusatkan di Balai Desa Ngetuk, Jumat (2/1), Sudewo tidak datang dengan tangan kosong.
Ia membawa “oleh-oleh” investasi jangka panjang berupa bibit Musangking dan Blackthorn—dua varietas dengan nilai jual tertinggi di pasaran saat ini.
Kolaborasi Lintas BUMN
Sudewo merinci, bantuan ini merupakan hasil lobi strategis Pemkab Pati ke Jakarta.
Total ada tiga desa yang menjadi sasaran utama program peremajaan komoditas ini dengan dukungan korporasi yang berbeda:
-
Desa Ngetuk: Menerima 1.331 bibit (Didukung oleh PT Hutama Karya).
-
Desa Perdopo: Menerima 2.500 bibit (Didukung oleh PT Jasa Marga).
-
Desa Sidomulyo: Menerima 2.000 bibit (Didukung oleh PT Pertamina).
“Ini kolaborasi konkret. Saya menyerahkan bantuan bibit durian Musangking dan Blackthorn kepada warga. Insyaallah nanti akan ada tambahan-tambahan lagi dari kawan-kawan BUMN lain yang ada di Jakarta,” ungkap Sudewo optimis.
Target Panen 4 Tahun
Bupati menegaskan bahwa distribusi bibit ini bukan sekadar bagi-bagi pohon, melainkan upaya rekayasa ekonomi desa.
Dengan menanam varietas premium, nilai tukar petani di Gunungwungkal diharapkan melonjak drastis saat masa panen tiba.
Ia memberikan target waktu yang jelas kepada para penerima bantuan.
“Pesan saya, tolong bibit ini dirawat dan dipelihara sebaik-baiknya supaya paling tidak tiga sampai empat tahun sudah berbuah,” tegasnya.
Jika ribuan bibit ini tumbuh maksimal, Gunungwungkal diprediksi akan bertransformasi menjadi sentra agrowisata durian yang mampu bersaing dengan daerah penghasil durian legendaris lainnya di Jawa Tengah, sekaligus mendongkrak pendapatan asli desa secara signifikan. (red)








Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE