Infodagang.com, PURBALINGGA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan rentetan bencana hidrometeorologi yang meluas di kawasan lereng Gunung Slamet, Jawa Tengah.
Curah hujan tinggi dengan durasi panjang dalam beberapa hari terakhir memicu banjir bandang, tanah longsor, hingga cuaca ekstrem di sejumlah wilayah.
Bencana ini melanda empat kabupaten utama, yakni Kabupaten Purbalingga, Pemalang, Brebes, dan Tegal.
Dampaknya cukup signifikan, mulai dari jatuhnya korban jiwa, kerusakan infrastruktur berat, hingga terputusnya aksesibilitas antarwilayah yang memaksa warga mengungsi.
Dampak Serius di Kabupaten Purbalingga
Di sisi timur lereng Gunung Slamet, tepatnya di Kabupaten Purbalingga, hujan lebat memicu banjir bandang dan angin kencang pada Jumat (23/1). Wilayah terdampak paling parah meliputi:
-
Kecamatan Rembang
-
Kecamatan Karangreja
Luapan sungai dari hulu yang membawa material sedimen berupa lumpur, batu, dan kayu dilaporkan menerjang permukiman warga serta menutup akses jalan di Desa Serang dan Desa Kutabawa.
Korban Jiwa dan Kerusakan Infrastruktur
Berdasarkan hasil kaji cepat sementara, tercatat satu orang meninggal dunia dan satu orang lainnya mengalami luka-luka. Selain korban jiwa, kerugian materiil meliputi:
-
1 Unit Rumah: Rusak Berat (RB).
-
1 Unit Rumah: Rusak Ringan (RR).
-
Jembatan Kali Bambangan: Putus total.
-
Akses Terisolir: Dusun Gunung Malang dan Dusun Bambangan saat ini sulit dijangkau akibat material banjir.
Tim reaksi cepat masih terus melakukan pendataan dan upaya pembersihan material di lokasi terdampak untuk memulihkan akses warga. (red)







Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE