Infodagang.com, JAKARTA – PT Darma Henwa Tbk (DEWA) menunjukkan performa keuangan yang solid sepanjang sembilan bulan pertama tahun 2025.
Berdasarkan data terbaru dari Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo), emiten jasa pertambangan ini berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp247,6 miliar hingga periode September 2025 (9M25).
Atas kinerja tersebut, Pefindo menyematkan peringkat “idA” kepada DEWA dengan outlook stabil.
Penilaian ini mencerminkan posisi pasar perusahaan yang kuat serta ekspektasi keberlanjutan operasional yang terjaga.
Rangkuman Kinerja Keuangan (Unaudited)
Dalam laporan yang dirilis Pefindo pada Senin (26/1), DEWA mencatatkan angka-angka krusial yang menunjukkan efisiensi operasional:
| Indikator Keuangan | Nilai (9M25) |
| Pendapatan | Rp4,7 Triliun |
| EBITDA | Rp1,3 Triliun |
| Laba Bersih | Rp247,6 Miliar |
Data ini tergolong menarik bagi investor, mengingat angka tersebut merupakan data unaudited yang disampaikan melalui lembaga pemeringkat sebelum laporan resmi dipublikasikan ke bursa.
Update Laporan Keuangan Audit
Hingga saat ini, manajemen DEWA memang belum merilis laporan keuangan resmi periode 9M25 secara publik.
Hal ini dikarenakan perseroan sedang dalam proses audit menyeluruh.
Direktur DEWA, Ricardo Silaen, sebelumnya sempat memberikan sinyal terkait jadwal rilis laporan tersebut.
Beliau menyatakan bahwa perseroan menargetkan laporan keuangan audit 9M25 dapat rampung dan dipublikasikan pada akhir Januari 2026 atau awal Februari 2026.
Analisis Singkat
Penyematan rating idA dari Pefindo memberikan sentimen positif bagi kepercayaan kreditur maupun pemegang saham.
Dengan raihan EBITDA sebesar Rp1,3 triliun, DEWA dinilai memiliki kapasitas yang memadai untuk memenuhi kewajiban finansialnya sekaligus mendanai ekspansi alat berat atau proyek pertambangan baru ke depannya.
Bagi para pelaku pasar, rilis laporan keuangan auditan dalam waktu dekat akan menjadi katalis utama untuk mengonfirmasi ketangguhan fundamental DEWA di tengah fluktuasi harga komoditas global. (red)






Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE