Infodagang.com, PATI – Dukungan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus mengalir.
Mantan Presiden BEM Fakultas Hukum Universitas Muria Kudus (UMK) masa bakti 2014-2015, Joko Sutrisno, S.H., menilai program ini sebagai langkah krusial dalam mengatasi tantangan gizi di Indonesia.
Dalam keterangannya pada Selasa 17 Februari 2026, Joko menyampaikan bahwa inisiatif pemerintah ini merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap kesejahteraan rakyat, khususnya generasi muda.
“Kami melihat program Makan Bergizi Gratis sebagai wujud kepedulian pemerintah terhadap kesejahteraan anak-anak sebagai penerus bangsa. BEM siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam mensosialisasikan dan membantu pelaksanaan program ini,” ujar Joko.
Investasi Sumber Daya Manusia
Program MBG yang diluncurkan awal tahun ini menargetkan lebih dari 10 juta anak sekolah dan masyarakat kurang mampu.
Setiap paket makanan telah disusun dengan nutrisi lengkap sesuai standar Kementerian Kesehatan untuk memastikan dampak kesehatan yang optimal.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa MBG adalah pilar utama dalam mengurangi angka stunting serta meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).
“Kita tidak bisa membangun negara dengan generasi yang kekurangan gizi. Program MBG adalah investasi untuk masa depan bangsa,” tegas Presiden Prabowo saat peluncuran program tersebut.
Tak sekadar mendukung lewat sosialisasi, jejaring BEM juga berkomitmen melakukan pemantauan independen di lapangan.
Langkah ini diambil guna memastikan distribusi bantuan tepat sasaran dan meminimalisir penyimpangan.
“Kami akan memantau pelaksanaan di berbagai daerah agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang berhak menerima,” pungkas Joko. (red)






Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE