Infodagang.com, PATI – Semangat berbagi di bulan suci Ramadan kembali ditunjukkan oleh komunitas Yakuza Farm.
Pada Rabu, 4 Maret 2026, komunitas yang dikenal dengan citra eksklusif namun berjiwa sosial ini membagikan sedikitnya 1.000 paket takjil gratis kepada masyarakat di depan KUD Gembong, Pati.
Acara yang dimulai pukul 16.30 WIB ini berlangsung tertib meski mengundang antusiasme luar biasa.
Pantauan di lokasi menunjukkan antrean pengendara motor mengular hingga 50 meter, menantikan momen berbagi dari tim Yakuza Farm.
Kolaborasi Positif dengan Kepolisian
Dalam aksi kali ini, Yakuza Farm tidak bergerak sendiri.
Personel dari Polsek Gembong turut turun ke jalan untuk membantu mendistribusikan paket takjil sekaligus memastikan arus lalu lintas tetap lancar.
Sinergi antara komunitas dan aparat kepolisian ini menciptakan suasana yang sejuk dan aman bagi para pengguna jalan.
Berkat kekompakan tim, sebanyak 1.000 paket takjil tersebut habis dibagikan dalam kurun waktu kurang dari satu jam.
Komitmen Rutin “Sang Ketua”
Penasehat Yakuza Farm, Om Bob, menjelaskan bahwa kegiatan ini bukanlah aksi spontan, melainkan agenda rutin yang menjadi identitas komunitas setiap tahunnya.
”Tim Yakuza setiap Ramadan rutin berbagi takjil. Jumat kemarin kami berbagi di Alun-alun Pati dan Juwana, sore ini giliran di Gembong. Ini semua dilakukan karena memang Ketua kami sangat senang berbagi dengan sesama,” ujar Om Bob.
Mengubah Stigma Lewat Aksi Nyata
Aksi nyata ini terbukti berhasil mencuri hati masyarakat.
Citra “sangar” yang melekat pada nama Yakuza justru berubah menjadi rasa kagum saat warga melihat langsung kepedulian mereka di lapangan.
Seorang warga sekitar mengungkapkan rasa salutnya terhadap konsistensi komunitas ini.
“Saya salut, Yakuza orangnya memang terlihat sangar (keren), tapi ternyata sangat suka berbagi. Saya sering lihat video-video aksi positif mereka di TikTok,” ungkapnya.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa semangat kepedulian bisa datang dari mana saja, mempererat tali silaturahmi, dan memberikan warna positif bagi masyarakat Kabupaten Pati selama bulan Ramadan. (red)







Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE