DPUM Bidik Pengendali Baru, Rama Indonesia Negosiasi Caplok 59,24%
0:00
--:--
DPUM Bidik Pengendali Baru, Rama Indonesia Negosiasi Caplok 59,24%
Eksplorasi INFODAGANG.COM
Infodagang.com / Market

DPUM Bidik Pengendali Baru, Rama Indonesia Negosiasi Caplok 59,24%

X
1772957363-69ad2eb3aeff6

Infodagang.com, JAKARTA – Peta kepemilikan saham di sektor industri perikanan dalam negeri bersiap mengalami perubahan besar.

PT Dua Putra Utama Makmur Tbk (DPUM) mengumumkan adanya rencana pengambilalihan saham oleh Rama Indonesia yang berpotensi menjadi pengendali baru perseroan.

Rencana Akuisisi Mayoritas

Rama Indonesia berencana mengakuisisi 59,24% saham DPUM yang saat ini masih digenggam oleh Pandawa Putra Investama.

Langkah strategis ini telah masuk dalam tahap negosiasi resmi.

Sesuai dengan regulasi yang berlaku, Rama Indonesia telah mengumumkan proses tersebut berdasarkan Pasal 4 ayat (1) dalam POJK Nomor 9/POJK.04/2018 tentang Pengambilalihan Perusahaan Terbuka.

Jika transaksi ini rampung, Rama Indonesia akan resmi memegang kendali atas arah kebijakan DPUM ke depan.

Kinerja Keuangan Kuartal III-2025

​Di tengah kabar akuisisi tersebut, DPUM menunjukkan performa fundamental yang cukup solid hingga akhir September 2025.

Berdasarkan laporan keuangan interim:

Total Penjualan: Mencapai Rp850,60 miliar, tumbuh dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp775,82 miliar.

Laba Bruto: Melonjak signifikan menjadi Rp36,11 miliar, naik drastis dari posisi sebelumnya yang hanya Rp11,09 miliar.

Catatan Strategis: Kontributor utama pendapatan DPUM masih didominasi oleh produk ikan ekspor yang menyumbang Rp716,88 miliar, disusul oleh penjualan udang senilai Rp87,19 miliar dan pasar ikan lokal sebesar Rp21,46 miliar.

Tantangan Efisiensi Biaya

Meski mencatatkan pertumbuhan top-line, DPUM masih menghadapi tantangan pada sisi beban operasional.

Beban pokok penjualan tercatat meningkat menjadi Rp814,49 miliar dari sebelumnya Rp764,73 miliar.

Hal ini mengindikasikan bahwa manajemen baru nantinya perlu melakukan optimalisasi efisiensi di tengah fluktuasi biaya produksi.

Masuknya Rama Indonesia sebagai investor strategis diharapkan mampu membawa modal baru atau sinergi bisnis yang memperkuat struktur keuangan DPUM di masa mendatang. (red)

Advertisement

Next Article

SK Turun! Teguh Widyatmoko Dipercaya Lagi Jadi Pj Sekda Pati 3 Bulan

Traktir Jurnalis Kopi
Suka dengan tulisan jurnalis ini? Berikan apresiasi Anda agar kami terus semangat menyajikan berita berkualitas.
Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar.
×

Dukung Jurnalisme Kami

Pilih nominal dukungan Anda untuk menyemangati tim redaksi kami.

Rp 10k
Rp 25k
Rp 50k
Secure Payment by DOKU

Halo Pembaca!

Iklan membantu kami membiayai jurnalisme berkualitas. Mohon pertimbangkan untuk menonaktifkan Ad-Blocker kamu di situs ini ya. Terima kasih! 🙏

Lanjut Membaca? Kembali ke posisi terakhir Anda.