Infodagang.com, PATI – Tabir gelap pengelolaan dana Hari Kesehatan Nasional (HKN) Kabupaten Pati tahun 2023 mulai tersingkap.
TM, eks Tenaga Administrasi Kesehatan yang juga menjabat Bendahara HKN 2023, akhirnya buka suara mengenai penggunaan rekening bank pribadinya untuk menampung dana pihak ketiga senilai ratusan juta rupiah.
Pengakuan mengejutkan ini menyeret nama mantan Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Pati, dr. Aviani.
TM mengklaim, penggunaan rekening pribadi tersebut bukanlah inisiatif liar, melainkan solusi “darurat” yang diketahui dan diusulkan oleh sang atasan.
Investigasi media Infodagang mengungkap adanya ketidaksinkronan pernyataan antara TM dan dr. Aviani.
Sebelumnya, dr. Aviani menyebut rekening penampung tersebut merupakan rekening “tidak terpakai”. Namun, TM dengan tegas membantah hal tersebut.
“Rekening yang digunakan adalah rekening aktif saya, bahkan itu rekening yang saya pakai untuk menerima gaji rutin, saya sampai harus mengosongkan saldo rekening supaya dananya tidak tercampur,” ungkap TM saat dikonfirmasi, Senin (30/3/2026).
TM mengaku sempat terbebani secara psikologis karena harus memisahkan antara uang negara/donasi dengan pendapatan pribadinya.
Ia menekankan bahwa eks Kadinkes mengetahui status rekening tersebut namun tidak mempermasalahkannya demi memutus kebuntuan birokrasi.
Akar persoalan bermula pada Agustus 2023. Sebagai Bendahara sekaligus tim Dana Usaha (Danus), TM dihadapkan pada tenggat waktu kegiatan yang mepet di bulan September dan Oktober.
Upaya membuka rekening resmi atas nama panitia HKN di Bank Jateng (BPD) menemui jalan buntu.
Pihak perbankan kabarnya menolak penerbitan rekening organisasi HKN karena struktur kepengurusan yang berganti setiap tahun, yang dinilai menyulitkan sinkronisasi spesimen tanda tangan untuk penarikan dana.
Berdasarkan data yang dihimpun, total anggaran yang dikelola melalui “prosedur darurat” ini mencapai Rp300 juta.
Dana tersebut berasal dari berbagai donatur pihak ketiga yang masuk melalui dua jalur:
1. Transfer Langsung: Masuk ke rekening gaji pribadi TM.
2. Tunai (Cash): Diterima langsung oleh tim Danus.
Khawatir dengan risiko administratif yang kian besar, TM mengaku sempat shock saat hal ini menjadi polemik di kemudian hari.
Ia mengklaim segera meminta penghentian transaksi lewat rekening pribadi setelah satu bulan berjalan (Oktober 2023) dan beralih sepenuhnya ke sistem tunai. (red)








Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE