Infodagang.com, PATI – Pemerintah Kabupaten Pati menutup lembaran tahun 2025 dengan catatan manis melalui gelaran budaya.
Bupati Pati, Sudewo, didampingi Wakil Bupati Risma Ardhi Chandra, secara resmi membuka Pentas Seni Budaya Dewan Kesenian Kabupaten Pati di halaman Sekretariat Daerah, Selasa (30/12/2025).
Acara ini tidak hanya menjadi seremoni pergantian tahun menuju 2026, tetapi juga panggung apresiasi bagi para pelaku seni yang telah mewarnai dinamika pembangunan daerah.
Terpukau Orkestra Biola Cilik
Momen paling emosional bagi Bupati Sudewo terjadi saat 40 siswa Sekolah Dasar (SD) tampil memukau memainkan biola secara massal.
Penampilan apik talenta muda tersebut sukses membuat orang nomor satu di Pati itu terkesima.
“Saya benar-benar terkejut dan terpesona. Melihat anak-anak SD bermain biola dengan 40 personel secara harmonis, sungguh penampilan yang indah dan memukau,” ungkap Sudewo dengan antusias.
Menurutnya, kreativitas ini adalah bukti nyata besarnya potensi seni di Pati yang selama ini dibina dengan tekun oleh Dewan Kesenian.
Komitmen Anggaran di APBD Perubahan 2026
Tak sekadar memuji, Sudewo langsung merespons potensi tersebut dengan kebijakan konkret. Ia berkomitmen memberikan bantuan alat musik biola dengan kualitas lebih baik bagi para talenta muda tersebut.
Lebih jauh, Bupati menginstruksikan agar dukungan finansial bagi pengembangan seni dimasukkan dalam pos anggaran daerah mendatang.
“Saya arahkan agar pada APBD Perubahan 2026 nanti, dialokasikan anggaran khusus pengembangan kesenian melalui Dewan Kesenian Kabupaten Pati,” tegasnya.
Baginya, seni bukan sekadar hiburan, melainkan instrumen vital dalam pembentukan karakter generasi penerus. “Karakter yang baik adalah modal utama pembangunan Kabupaten Pati di masa depan,” imbuhnya.
Refleksi Jalan Terjal 2025
Dalam sambutannya, Sudewo juga mengajak masyarakat untuk merefleksikan perjalanan tahun 2025.
Ia mengibaratkan tahun lalu sebagai jalan yang cukup terjal, namun berhasil dilalui hingga menemukan titik terang berupa hasil pembangunan yang kini bisa dirasakan warga.
“Tahun 2025 memberi kita pelajaran berharga untuk terus berbenah. Harapannya, tahun 2026 menjadi perjalanan yang lebih aman, nyaman, dan membawa kemajuan signifikan, termasuk bagi ekosistem seni budaya di Pati,” pungkas Sudewo. (red)








Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE