INFOGRAFIK: Ketua DPRD Pati Kantongi Gaji Bulanan Rp 87,4 Juta, Tunjangan Perumahan Rp 41 Juta
0:00
--:--
INFOGRAFIK: Ketua DPRD Pati Kantongi Gaji Bulanan Rp 87,4 Juta, Tunjangan Perumahan Rp 41 Juta
Eksplorasi INFODAGANG.COM
Infodagang.com / Infografik

INFOGRAFIK: Ketua DPRD Pati Kantongi Gaji Bulanan Rp 87,4 Juta, Tunjangan Perumahan Rp 41 Juta

X
INFOGRAFIK: Ketua DPRD Pati Kantongi Gaji Bulanan Rp 87,4 Juta, Tunjangan Perumahan Rp 41 Juta
Baca 12 detik
  • Ketua DPRD Pati peroleh omset bulanan Rp 87.407.500, lebih tinggi dari wakil ketua.
  • Tunjangan perumahan (Rp 41 juta) dan komunikasi (Rp 14,7 juta) jadi pendorong utama omset.
  • Total proyeksi 5 tahun mencapai Rp 5,2 miliar, soroti efektivitas pengawasan anggaran.

Rincian omset bulanan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati kembali menghebohkan publik. Berdasarkan data terbaru dari infografik yang diolah dari Peraturan Bupati (Perbup) No. 5 Tahun 2025 dan Perbup No. 26 Tahun 2025, Ketua DPRD Pati menerima total omset bulanan yang mencapai angka fantastis: Rp 87.407.500.

Angka ini jauh lebih tinggi dari omset wakil ketua, terutama didorong oleh perbedaan signifikan dalam tunjangan kesejahteraan, dan memperlihatkan betapa besarnya biaya operasional dan tunjangan bagi pejabat legislatif di Pati.

Tunjangan Perumahan Melonjak Tajam

Peningkatan drastis omset Ketua DPRD dibandingkan wakilnya bersumber dari komponen Tunjangan Kesejahteraan. Meskipun elemen lain dalam gaji dan tunjangan jabatan cenderung sama, Tunjangan Perumahan Ketua DPRD jauh lebih besar.

  • Tunjangan Perumahan Ketua DPRD Pati mencapai Rp 41.000.000 per bulan. Angka ini naik signifikan dibandingkan tunjangan perumahan untuk Wakil Ketua (Rp 29.000.000), menjadikannya kontributor terbesar kedua setelah Tunjangan Komunikasi.
  • Tunjangan Transportasi tetap stabil di angka Rp 11.960.000.
  • Total Tunjangan Kesejahteraan yang diterima Ketua DPRD adalah Rp 53.312.000.

Gaji Pokok Kecil, Tunjangan Komunikasi Tetap Rajai Pemasukan Non-Kesejahteraan

Dalam komponen Gaji dan Tunjangan Jabatan, yang totalnya Rp 21.080.000, pos-pos tunjangan operasional mendominasi:

  • Tunjangan Komunikasi menjadi yang tertinggi dengan nominal Rp 14.700.000, jauh melampaui Gaji Pokok yang hanya Rp 1.858.000.
  • Tunjangan Jabatan dan Tunjangan Reses masing-masing tercatat Rp 2.700.000 dan Rp 2.500.000.

Proyeksi Omset 5 Tahun Tembus Rp 5 Miliar

Selain pemasukan dari gaji/tunjangan jabatan dan kesejahteraan, Ketua DPRD Pati juga menerima Dana Operasional sebesar Rp 10.920.000 dalam komponen Penerimaan Lainnya.

Dengan akumulasi total bulanan Rp 87.407.500, total omset selama periode lima tahun masa jabatan diproyeksikan mencapai angka fantastis Rp 5.244.450.000 (lima miliar dua ratus empat puluh empat juta empat ratus lima puluh ribu rupiah).

Besaran omset ini diperkirakan akan memicu diskusi publik mengenai efektivitas pengawasan anggaran dan urgensi alokasi dana yang masif untuk tunjangan fasilitas, terutama tunjangan perumahan yang mencapai puluhan juta rupiah setiap bulannya.

Advertisement

Next Article

Inggris Lirik Investasi Green Economy di Jateng, Dubes Jermey Temui Gubernur Luthfi

Keywords Berita
Traktir Jurnalis Kopi
Suka dengan tulisan jurnalis ini? Berikan apresiasi Anda agar kami terus semangat menyajikan berita berkualitas.
Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar.
×

Dukung Jurnalisme Kami

Pilih nominal dukungan Anda untuk menyemangati tim redaksi kami.

Rp 10k
Rp 25k
Rp 50k
Secure Payment by DOKU

Halo Pembaca!

Iklan membantu kami membiayai jurnalisme berkualitas. Mohon pertimbangkan untuk menonaktifkan Ad-Blocker kamu di situs ini ya. Terima kasih! 🙏

Lanjut Membaca? Kembali ke posisi terakhir Anda.