Infodagang.com, PATI – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pati, Atik Kusdarwati Sudewo, kembali menekankan pentingnya peningkatan kualitas ibadah di tahun yang baru.
Hal ini disampaikannya saat menghadiri pengajian rutin yang digelar di Aula PKK Kabupaten Pati, Rabu (7/1/2026).
Agenda pembinaan rohani ini merupakan kegiatan berkala yang dilaksanakan setiap dua pekan sekali, dimotori oleh Kelompok Kerja (Pokja) I PKK Pati.
Kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi yang melibatkan ibu-ibu Dharma Wanita Persatuan (DWP) dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pati.
Sinergi Memperkuat Rohani
Dalam sambutannya, Atik Sudewo mengapresiasi konsistensi para anggota dalam mengikuti kegiatan keagamaan ini.
Menurutnya, kehadiran gabungan antara pengurus PKK dan anggota DWP merupakan wujud sinergi positif dalam memperkuat nilai-nilai religius kaum perempuan di Kabupaten Pati.
“Kegiatan ini rutin kita lakukan setiap dua minggu sekali, tepatnya pada hari Rabu. Saya bersyukur bisa hadir bersama ibu-ibu pengurus Pokja I dan ibu-ibu dari OPD. Ini adalah momen untuk saling mengingatkan dalam kebaikan,” ujar Atik.
Bekal Kehidupan dan Harapan di 2026
Materi tausiyah kali ini menitikberatkan pada persiapan bekal kehidupan menuju akhirat.
Peserta diajak untuk merenungi sisa usia dan memanfaatkannya dengan memperbanyak amal saleh.
Atik berharap, pesan moral yang disampaikan ustazah dapat menjadi refleksi diri agar tahun 2026 menjadi tahun yang lebih produktif dalam hal ibadah dibandingkan tahun sebelumnya.
“Tadi disampaikan dalam tausiyah, mengingat waktu kita di dunia terbatas, maka bekal kita harus lebih banyak. Semoga di tahun 2026 ini, amal saleh dan amalan kita jauh lebih baik dari tahun kemarin,” harapnya.
Menutup kegiatan, Atik mendoakan agar pengajian rutin ini dapat terus berjalan secara istikamah.
Ia juga berpesan agar ilmu yang didapat tidak hanya didengarkan, tetapi diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari serta ditularkan kepada keluarga dan lingkungan sekitar demi membentuk pribadi yang lebih mulia. (red)







Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE