Infodagang.com, PATI — Plt. Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, memberikan apresiasi tinggi terhadap terobosan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pati dalam menyalurkan santunan bagi anak yatim.
Berbeda dengan prosesi pada umumnya, penyerahan bantuan kali ini dilakukan tanpa menghadirkan anak-anak penerima manfaat guna menjaga privasi dan martabat mereka.
Acara simbolis yang berlangsung di Ruang Pragola Setda Kabupaten Pati, Rabu (4/3/2026), ini menandai dimulainya penyaluran bantuan bagi sekitar 2.030 anak yatim piatu yang tersebar di 400 desa dan kelurahan di seluruh Kabupaten Pati.
Dalam arahannya, Plt. Bupati Pati menekankan bahwa bantuan sosial seharusnya tidak memberikan beban psikologis baru bagi penerimanya.
Ia menilai langkah tidak menghadirkan anak yatim di atas panggung adalah bentuk empati yang nyata.
“Anak-anak yatim piatu adalah kelompok yang dimuliakan. Mereka sudah memiliki beban moral yang besar dalam hidupnya, maka tugas kita adalah menjaga kehormatan dan perasaan mereka,” ujar Chandra.
Di tengah derasnya arus media sosial, Chandra mengingatkan bahwa publikasi bantuan seringkali justru melukai privasi anak.
Menurutnya, membantu sesama tidak harus selalu diekspos secara terbuka demi konten semata.
“Kalau kita membantu anak-anak yatim piatu, cukuplah dengan hati dan keikhlasan. Mereka tidak perlu kita hadirkan dan pertontonkan, karena yang kita cari adalah rida Allah,” tegasnya.
Ketua Baznas Kabupaten Pati memastikan bahwa bantuan ini akan disalurkan tepat sasaran melalui pendamping di tingkat kecamatan dan desa.
Sinergi antara pemerintah daerah dan Baznas diharapkan mampu memberikan dampak berkelanjutan, baik secara materiil maupun penguatan mental bagi anak-anak yatim di Pati.
Dengan pendekatan yang santun dan rahasia ini, Chandra berharap Kabupaten Pati mendapatkan keberkahan dan menjadi daerah yang lebih tenteram.
“Semoga dengan cara seperti ini, Kabupaten Pati menjadi daerah yang adem, tentrem, dan penuh keberkahan,” pungkasnya. (red)






Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE