DPRD Pati Kawal Penanganan Masalah Fuso Petani Desa Pasuruan
0:00
--:--
DPRD Pati Kawal Penanganan Masalah Fuso Petani Desa Pasuruan
Eksplorasi INFODAGANG.COM
Infodagang.com / News

DPRD Pati Kawal Penanganan Masalah Fuso Petani Desa Pasuruan

X
DPRD Pati Kawal Penanganan Masalah Fuso Petani Desa Pasuruan
Baca 15 detik
  • - DPRD Pati pimpin rapat dengan petani Desa Pasuruan, Kayen, bahas solusi gagal panen (fuso).
  • - Transparansi data petani terdampak fuso diperkuat lewat koordinasi berjenjang di tingkat kecamatan.
  • - Kolaborasi taktis disepakati: libatkan BPBD, optimalkan Dinas Pertanian, dan kawal ketat Komisi B dan D.

Infodagang.com, PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati mengambil langkah cepat dalam merespons keluhan sektor pertanian.

Ketua DPRD Kabupaten Pati, H. Ali Badrudin, SE, memimpin langsung rapat kerja bersama kelompok tani dari Desa Pasuruan, Kecamatan Kayen, guna mencari solusi konkret atas fenomena fuso atau gagal panen yang melanda wilayah tersebut.

Rapat kerja yang berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Pati pada Rabu (03/06/2026) ini digelar secara khusus.

Agendanya adalah untuk mendengarkan langsung keluhan dari para petani terdampak, sekaligus merumuskan langkah penanganan yang cepat, tepat, dan transparan.

Penyelesaian Berjenjang di Tingkat Kecamatan

Dalam pertemuan tersebut, pimpinan beserta jajaran anggota DPRD Kabupaten Pati khususnya dari Komisi B dan Komisi D memberikan arahan strategis terkait birokrasi penanganan masalah.

DPRD menyarankan agar penyelesaian masalah gagal panen ini terlebih dahulu dimatangkan di tingkat kecamatan.

Langkah ini dinilai penting untuk menjaga transparansi data serta menghindari adanya dugaan atau prasangka negatif di tengah masyarakat.

“Kami ingin memastikan semua proses berjalan transparan. Oleh karena itu, koordinasi di tingkat kecamatan harus diperkuat terlebih dahulu agar penataan data petani yang terdampak fuso benar-benar akurat,” ujar H. Ali Badrudin.

Menindaklanjuti hasil pertemuan, DPRD Kabupaten Pati menegaskan bahwa penanganan dampak fuso tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja.

Penyelamatan sektor pertanian di Kecamatan Kayen ini akan dikawal ketat melalui koordinasi aktif dengan berbagai instansi terkait.

Beberapa poin kolaborasi taktis yang disepakati meliputi:

1. Koordinasi Bersama BPBD

Melibatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati untuk memetakan dampak kebencanaan pada sektor lahan pertanian.

2. Optimalisasi Dinas Pertanian

Mendorong Dinas Pertanian di masing-masing kecamatan untuk memberikan pendampingan teknis dan menyalurkan bantuan yang tepat sasaran.

3. Pengawalan Ketat Komisi Terkait

Komisi B dan Komisi D DPRD Pati berkomitmen memonitor setiap perkembangan di lapangan.

Melalui rapat kerja ini, DPRD Kabupaten Pati kembali menegaskan komitmennya untuk terus mengawal isu ketahanan pangan daerah.

Pemerintah daerah diharapkan dapat segera merealisasikan solusi nyata serta memberikan perhatian khusus bagi para petani yang mengalami kerugian akibat gagal panen. (red)

Advertisement

Next Article

Apa Itu Social Trading? Cara Kerja dan Keuntungannya

Traktir Jurnalis Kopi
Suka dengan tulisan jurnalis ini? Berikan apresiasi Anda agar kami terus semangat menyajikan berita berkualitas.
Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar.
×

Dukung Jurnalisme Kami

Pilih nominal dukungan Anda untuk menyemangati tim redaksi kami.

Rp 10k
Rp 25k
Rp 50k
Secure Payment by DOKU

Halo Pembaca!

Iklan membantu kami membiayai jurnalisme berkualitas. Mohon pertimbangkan untuk menonaktifkan Ad-Blocker kamu di situs ini ya. Terima kasih! 🙏

Lanjut Membaca? Kembali ke posisi terakhir Anda.