Infodagang.com, SEMARANG – Komitmen Kabupaten Pati dalam memperkuat layanan kesehatan berbasis masyarakat ditegaskan melalui kehadiran Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Pati, Atik Kusdarwati Sudewo, dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Tim Penggerak Posyandu se-Jawa Tengah.
Acara konsolidasi strategis ini digelar di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kompleks Gubernuran Provinsi Jawa Tengah.
Rakerda ini diikuti oleh seluruh Tim Pembina Posyandu dari kabupaten/kota di Jawa Tengah, bertujuan untuk menyelaraskan dan memperkuat layanan kesehatan primer yang menjadi ujung tombak kesehatan masyarakat.
Peserta Rakerda mendapatkan pemaparan mendalam, khususnya terkait penerapan Posyandu dengan Enam Standar Pelayanan Minimal (6 SPM).
Selain itu, sesi kunci diisi oleh narasumber dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), yang fokus pada aspek vital seperti penguatan kelembagaan, sistem pelaksanaan, dan mekanisme monitoring yang efektif.
Atik Kusdarwati menegaskan bahwa hasil pembahasan dan panduan yang diperoleh dalam Rakerda ini akan menjadi acuan utama dalam menyusun strategi implementasi di Kabupaten Pati.
Pati berkomitmen mengadopsi standar layanan nasional ini demi peningkatan kualitas kesehatan.
“Hari ini kita menghadiri Rakerda Tim Pembina Posyandu se-Jawa Tengah. Tadi dijelaskan secara detail mengenai Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal. Kami juga berdiskusi intensif dengan Kemendagri terkait aspek kelembagaan, pelaksanaan, dan monitoring,” ujar Atik.
Lebih lanjut, ia menyampaikan komitmen untuk menerapkan sistem layanan 6 SPM ini secara bertahap dan menyeluruh di seluruh wilayah Pati.
Strategi implementasi akan segera disosialisasikan hingga ke tingkat kecamatan dan menyentuh 406 desa/kelurahan di Pati.
Atik Sudewo berharap implementasi Posyandu 6 SPM di Pati dapat berjalan efektif, transparan, dan sesuai dengan regulasi serta petunjuk teknis (juklak/juknis) yang telah ditetapkan.
“Mudah-mudahan implementasi Posyandu 6 SPM nanti bisa berjalan lancar sesuai petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis dari Kementerian Dalam Negeri dan Posyandu Jawa Tengah. Ini adalah langkah kita mewujudkan kesehatan masyarakat yang lebih baik,” tutupnya. (Redaksi)






Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE