Pati di Garis Depan Gerakan Koperasi Desa Merah Putih
0:00
--:--
Pati di Garis Depan Gerakan Koperasi Desa Merah Putih
Eksplorasi INFODAGANG.COM
Infodagang.com / Koperasi

Pati di Garis Depan Gerakan Koperasi Desa Merah Putih

X
Pati di Garis Depan Gerakan Koperasi Desa Merah Putih
Baca 13 detik
  • Pati tuntaskan pembentukan badan hukum Kopdes Merah Putih di 406 desa, pertama secara nasional.
  • Kopdes Merah Putih Pati ditetapkan percontohan nasional, pilar ekonomi desa, dukung kesejahteraan.
  • Tantangan kini memastikan keberlanjutan operasional Kopdes dan tata kelola untuk ekonomi rakyat.

Infodagang.com, PATIKabupaten Pati terus menempatkan dirinya sebagai daerah terdepan dalam pengembangan ekonomi kerakyatan melalui koperasi.

Program Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah Putih) menjadi sorotan utama di mana Pati mencatatkan prestasi nasional sebagai daerah pertama yang tuntas menyelesaikan pembentukan badan hukum Kopdes untuk seluruh desa.

Pati Tuntaskan Pembentukan Badan Hukum 100%

Pada periode Mei hingga Juli 2025, Pemerintah Kabupaten Pati berhasil menuntaskan pembentukan badan hukum Administrasi Hukum Umum (AHU) untuk Koperasi Desa Merah Putih di 406 desa.

Capaian 100% ini menegaskan komitmen kuat Pemkab Pati dalam mengintegrasikan koperasi sebagai pilar utama kemandirian ekonomi desa.

Bupati Pati, Sudewo, bahkan menyatakan kesiapan Pati untuk menjadi pusat gerakan Kopdes Merah Putih Indonesia, berharap koperasi ini mampu mengubah tatanan sosial dan ekonomi masyarakat desa secara nyata.

Mekanisme dan Dukungan Pemerintah

Pembentukan Kopdes Merah Putih ini merupakan program strategis nasional yang bertujuan memangkas rantai tengkulak dan meningkatkan kesejahteraan petani serta nelayan di desa.

  • Dukungan Dana: Pemkab Pati diketahui telah mengalokasikan dana operasional dari berbagai sumber, termasuk Dana Desa (DD), dengan batas maksimal 3% dari total DD, untuk membiayai sosialisasi, musyawarah desa (Musdes), hingga penyusunan akta notaris.
  • Peran Lintas Sektor: Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDTT) RI menegaskan bahwa program Kopdes Merah Putih di Pati dirancang untuk terintegrasi dengan sektor perikanan, pertanian, wisata, dan ketahanan pangan. Potensi hasil bumi seperti ikan nila, bandeng, dan hasil tani dari desa-desa di Pati didorong untuk bisa menembus pasar ekspor.
  • Percontohan Nasional: Koperasi Merah Putih di Pati juga telah ditetapkan sebagai salah satu koperasi percontohan nasional oleh Kementerian Koperasi dan UKM RI, menunjukkan keberhasilan model yang diterapkan di Kabupaten Pati.

Tantangan dan Harapan ke Depan

Meskipun capaian pembentukan badan hukum sudah tuntas, tantangan besar yang dihadapi saat ini adalah memastikan eksistensi dan keberlanjutan operasional Kopdes, termasuk pembangunan sarana dan prasarana penunjang.

Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Pati terus berupaya melakukan penguatan dengan memberikan pendidikan anti korupsi kepada ASN serta menyelenggarakan rapat koordinasi pengawasan untuk memastikan koperasi berjalan sesuai prinsip-prinsip good governance.

Harapannya, Kopdes Merah Putih tidak hanya berhenti di tahap administrasi, tetapi benar-benar menjadi tulang punggung kemandirian ekonomi rakyat yang mampu menciptakan lompatan kesejahteraan di akar rumput.

Advertisement

Next Article

Pati Terkini: Harga Cabai Meroket, Telur Stabil Cenderung Turun

Traktir Jurnalis Kopi
Suka dengan tulisan jurnalis ini? Berikan apresiasi Anda agar kami terus semangat menyajikan berita berkualitas.
Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar.
×

Dukung Jurnalisme Kami

Pilih nominal dukungan Anda untuk menyemangati tim redaksi kami.

Rp 10k
Rp 25k
Rp 50k
Secure Payment by DOKU

Halo Pembaca!

Iklan membantu kami membiayai jurnalisme berkualitas. Mohon pertimbangkan untuk menonaktifkan Ad-Blocker kamu di situs ini ya. Terima kasih! 🙏

Lanjut Membaca? Kembali ke posisi terakhir Anda.