Bupati Sudewo Geram, Pondasi Jembatan Dukuh Kudur Pati Ambrol Sebelum Diresmikan
0:00
--:--
Bupati Sudewo Geram, Pondasi Jembatan Dukuh Kudur Pati Ambrol Sebelum Diresmikan
Eksplorasi INFODAGANG.COM
Infodagang.com / Isu Global

Bupati Sudewo Geram, Pondasi Jembatan Dukuh Kudur Pati Ambrol Sebelum Diresmikan

X
Bupati Sudewo Geram, Pondasi Jembatan Dukuh Kudur Pati Ambrol Sebelum Diresmikan

Infodagang.com, PATI — Belum juga dilakukan serah terima, pondasi Jembatan Dukuh Kudur, Desa Pelemgede, Kecamatan Pucakwangi, Kabupaten Pati, dilaporkan ambrol pada Kamis sore (23/10/2025).

Peristiwa ini memicu reaksi keras dari Bupati Pati, Sudewo, yang menduga adanya ketidaksesuaian standar pengerjaan oleh kontraktor pelaksana.

Laporan mengenai kerusakan pondasi jembatan itu diterima langsung oleh Bupati Sudewo pada Kamis malam (23/10) dari salah seorang warga Dukuh Kudur.

Kerusakan ini terjadi saat proyek perbaikan belum sepenuhnya diserahkan kepada Pemkab Pati, menimbulkan kecurigaan serius terhadap kualitas pekerjaan.

“Saya mendapatkan laporan bahwa pondasi jembatan Dukuh Kudur ambrol sore tadi. Ini sangat disayangkan karena jembatan tersebut belum diserahterimakan dan anggarannya tidak kecil,” tegas Bupati Sudewo melalui Ajudan, saat dikonfirm melalui sambungan telfon.

Dilansir dari Batara.News saat mewawancarai Kabid Bina Marga DPUTR Kab. Pati, Hasto Utomo menjelaskan proyek perbaikan jembatan ini dikerjakan oleh CV. AJI KARYA MUKTI dengan nilai Pagu Rp2,1 Miliar.

Jembatan ini akan memiliki bentang sepanjang 10,4 meter, lebar 7 meter, dan tinggi pondasi mencapai 7 meter.

CV AJI KARYA MUKTI selaku pemborong proyek perbaikan jembatan tersebut, diduga kuat tidak melaksanakan pekerjaan sesuai dengan standar teknis yang telah ditetapkan.

Menanggapi kejadian ini, Bupati Sudewo memastikan akan mengambil langkah cepat dan tegas.

“Secepatnya saya akan memanggil pihak pemborong, beserta Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTR) Pati. Mereka harus bertanggung jawab penuh untuk segera memperbaiki kerusakan pondasi ini sebelum jembatan diresmikan dan digunakan oleh masyarakat,” ujar Bupati Sudewo.

Langkah ini diambil untuk memastikan fasilitas publik yang dibangun menggunakan anggaran negara benar-benar memiliki kualitas terbaik dan tidak membahayakan keselamatan warga.

Perbaikan harus dilakukan secepatnya oleh pihak kontraktor tanpa membebani kembali anggaran daerah. (red)

Advertisement

Next Article

Hujan Deras, Sungai Widodaren Pati Meluap, Jalur Pantura Arah Rembang Terendam 30 Cm

Keywords Berita
Traktir Jurnalis Kopi
Suka dengan tulisan jurnalis ini? Berikan apresiasi Anda agar kami terus semangat menyajikan berita berkualitas.
Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar.
×

Dukung Jurnalisme Kami

Pilih nominal dukungan Anda untuk menyemangati tim redaksi kami.

Rp 10k
Rp 25k
Rp 50k
Secure Payment by DOKU

Halo Pembaca!

Iklan membantu kami membiayai jurnalisme berkualitas. Mohon pertimbangkan untuk menonaktifkan Ad-Blocker kamu di situs ini ya. Terima kasih! 🙏

Lanjut Membaca? Kembali ke posisi terakhir Anda.