Infodagang.com, JAKARTA – Kepolisian Sektor Metro Penjaringan memastikan bahwa informasi yang beredar luas di media sosial mengenai narasi seorang anak SMP dijebak untuk membawa narkotika jenis sabu dan dimintai tebusan sebesar Rp80 juta adalah tidak benar alias hoaks.
Dilansir dari Voi.id, Penegasan ini disampaikan langsung oleh Kapolsek Metro Penjaringan, AKBP Agus Ady Wijaya, menyusul maraknya video yang memuat konten tersebut dan dikaitkan dengan wilayah hukum Penjaringan, Jakarta Utara.
“Hasil klarifikasi menunjukkan bahwa apa yang diinformasikan (mengenai jebakan sabu dan tebusan) itu tidak benar,” kata AKBP Agus Ady Wijaya saat dikonfirmasi pada Minggu (26/10/2025).
Kapolsek menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan pengecekan mendalam di lapangan terkait konten yang menimbulkan keresahan masyarakat tersebut. Hasilnya, tidak ditemukan adanya kejadian sebagaimana yang dinarasikan dalam video viral itu.
“Setelah dilakukan pengecekan, tidak ditemukan adanya kejadian sebagaimana yang disampaikan dalam narasi video yang beredar. Informasi itu tidak benar atau hoaks,” tegasnya.
Fokus Penanganan pada Dugaan Penganiayaan
Meskipun narasi jebakan sabu dipastikan hoaks, Kapolsek membenarkan adanya keramaian yang terjadi di sebuah rumah yang diduga milik oknum anggota Polri di kawasan Penjaringan, Jakarta Utara. Namun, kerumunan tersebut dipicu oleh isu yang berbeda.




Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE