Infodagang.com, PATI – Menindaklanjuti penetapan Status Tanggap Darurat Bencana Alam di Kabupaten Pati, Bupati Sudewo mengambil langkah strategis dengan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) di Ruang Kembang Joyo, Setda Pati, Minggu (17/1/2026).
Langkah ini merupakan implementasi dari Keputusan Bupati Pati Nomor 400.9.10.2/0041 Tahun 2026 yang telah diterbitkan sejak 10 Januari lalu.
Fokus utama rapat adalah mengonsolidasikan kekuatan lintas sektor demi penanganan banjir dan tanah longsor yang lebih efektif.
Sinergi Lintas Sektoral dan Pemetaan Logistik
Bupati Sudewo menginstruksikan seluruh jajaran, mulai dari Forkopimda, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), hingga tingkat kecamatan, untuk bekerja dalam satu komando.
Hal ini bertujuan agar bantuan yang diberikan kepada masyarakat terdampak tidak tumpang tindih dan tepat sasaran.
“Kami melakukan koordinasi agar segala sesuatunya terorganisir dengan baik. Seluruh elemen harus bergerak bersama untuk melayani masyarakat secara maksimal,” ujar Sudewo di hadapan peserta rapat.
Dalam rakor tersebut, Pemkab Pati telah memetakan poin-poin krusial penanganan, antara lain:
-
Titik Dapur Umum: Penentuan lokasi strategis dan penunjukan penanggung jawab di setiap posko.
-
Manajemen Logistik: Distribusi bahan pokok seperti beras, minyak goreng, dan telur secara mendetail.
-
Kesehatan & Kebersihan: Penyediaan air bersih, pembersihan material lumpur, hingga pengelolaan sampah pascabencana.
Perbaikan Infrastruktur Mendesak
Selain fokus pada pemenuhan kebutuhan dasar seperti sandang dan pangan, Bupati Sudewo juga memberikan perhatian khusus pada kerusakan infrastruktur.
Ia meminta agar perbaikan darurat segera dilakukan, terutama pada titik-titik vital.
“Infrastruktur yang sifatnya darurat maupun ringan, seperti tanggul-tanggul yang jebol, akan segera kami tangani secara permanen agar dampak bencana tidak meluas,” pungkasnya.
Dengan adanya pembagian tugas yang jelas, Pemerintah Kabupaten Pati berharap kebutuhan warga di pengungsian dapat terpenuhi secara layak selama masa tanggap darurat berlangsung. (red)







Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE