Banjir Bandang Bandung Barat: Wapres Gibran Minta SAR 24 Jam Nonstop
0:00
--:--
Banjir Bandang Bandung Barat: Wapres Gibran Minta SAR 24 Jam Nonstop
Eksplorasi INFODAGANG.COM
Infodagang.com / News

Banjir Bandang Bandung Barat: Wapres Gibran Minta SAR 24 Jam Nonstop

X
Banjir Bandang Bandung Barat Wapres Gibran Minta SAR 24 Jam Nonstop

Infodagang.com, BANDUNG BARAT – Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming meninjau langsung lokasi bencana banjir bandang dan tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, pada Minggu (25/01/2026).

Kunjungan ini bertujuan memastikan penanganan darurat berjalan cepat dan terpadu.

Dalam kunjungannya ke posko pengungsian di Balai Desa Pasirlangu, Wapres Gibran menyampaikan rasa keprihatinan mendalam kepada para korban.

Ia menegaskan bahwa prioritas utama saat ini adalah penyelamatan jiwa dan pemenuhan logistik warga terdampak.

Prioritas Kelompok Rentan dan Kesehatan

Wapres menginstruksikan seluruh jajaran terkait untuk memberikan perhatian khusus kepada kelompok rentan di pengungsian.

  • Fokus Utama: Anak-anak, ibu hamil, lansia, dan penyandang disabilitas.

  • Layanan Kesehatan: Tim medis disiagakan 24 jam penuh untuk memantau kondisi pengungsi.

  • Kebutuhan Dasar: Memastikan ketersediaan pangan, air bersih, dan pakaian layak.

Instruksi Relokasi dan Mitigasi Lahan

Selain penanganan jangka pendek, Wapres Gibran juga menyoroti pentingnya langkah jangka panjang.

Beliau meminta Pemerintah Daerah untuk segera mendata rumah rusak dan merencanakan program relokasi yang tetap mempertimbangkan sumber ekonomi warga.

“Penataan kembali lingkungan dan pengawasan ketat terhadap alih fungsi lahan harus dilakukan agar bencana serupa tidak terulang,” tegas Wapres di lokasi.

Operasi SAR dan Modifikasi Cuaca

Di sisi teknis, Menko PMK Pratikno memastikan operasi SAR terus berjalan nonstop.

Kepala Basarnas, Mohammad Syafii, menyebutkan sebanyak 250 personel terlatih telah diterjunkan ke area terdampak.

Sebagai langkah antisipasi cuaca ekstrem, BNPB kini tengah melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).

Langkah ini diambil guna meminimalisir risiko hujan lebat yang berpotensi memicu bencana susulan di wilayah Jawa Barat. (red)

Advertisement

Next Article

Bareskrim Bongkar Modus Skema Ponzi Dana Syariah Senilai Rp2,4 Triliun

Traktir Jurnalis Kopi
Suka dengan tulisan jurnalis ini? Berikan apresiasi Anda agar kami terus semangat menyajikan berita berkualitas.
Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar.
×

Dukung Jurnalisme Kami

Pilih nominal dukungan Anda untuk menyemangati tim redaksi kami.

Rp 10k
Rp 25k
Rp 50k
Secure Payment by DOKU

Halo Pembaca!

Iklan membantu kami membiayai jurnalisme berkualitas. Mohon pertimbangkan untuk menonaktifkan Ad-Blocker kamu di situs ini ya. Terima kasih! 🙏

Lanjut Membaca? Kembali ke posisi terakhir Anda.