Infodagang.com, JAKARTA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bergerak cepat merespons pengunduran diri Iman Rachman dari jabatan Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (Dirut BEI).
OJK menyatakan segera menunjuk Pelaksana Tugas (Plt) Dirut BEI guna menjamin stabilitas operasional dan kesinambungan pengambilan keputusan strategis di pasar modal.
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Inarno Djajadi, menyampaikan hal tersebut dalam konferensi pers di Gedung BEI.
Inarno menegaskan bahwa OJK menghormati keputusan Iman Rachman yang dipandang sebagai bentuk tanggung jawab moral terhadap kondisi pasar modal saat ini.
Langkah Strategis Reformasi Pasar Modal
Sebagai bagian dari penguatan industri, OJK akan mengambil peran utama dalam proses reformasi pasar modal. Bersama Self Regulatory Organization (SRO), OJK telah menyiapkan empat langkah strategis:
Transparansi Pemegang Saham: Mewajibkan keterbukaan informasi bagi pemegang saham di bawah 5%.
Peningkatan Free Float: Menaikkan ketentuan porsi saham publik (free float) menjadi minimal 15% untuk meningkatkan likuiditas.
Demutualisasi: Mempercepat pelaksanaan demutualisasi Pasar Modal Indonesia.
Penegakan Hukum: Memperkuat tata kelola (good corporate governance) dan penegakan hukum secara tegas bagi pelaku pasar.
Langkah-langkah ini diharapkan mampu mengembalikan kepercayaan investor dan memperkokoh fundamental bursa saham di Indonesia di tengah masa transisi kepemimpinan. (red)





Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE